Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- يُخْرِجَكُم (mengeluarkan kamu): memindahkan dan mengusir dari tempat tinggal.
- تَأْمُرُونَ (kamu perintahkan): kamu berikan arahan dan nasihat.
Tafsir:
Ayat ini melanjutkan kisah pertemuan para pemuka kaum Fir'aun dengan Fir'aun setelah Nabi Musa 'alaihissalam menampakkan mukjizat-mukjizatnya. Para pemuka itu berkata bahwa Musa adalah seorang penyihir yang pandai, dan mereka mengkhawatirkan pengaruhnya terhadap rakyat. Maka Fir'aun berkata kepada mereka: "Sesungguhnya Musa ini menginginkan sesuatu yang lebih berbahaya dari sekadar sihir—ia ingin mengeluarkan kalian semua dari negeri kalian, Mesir, dan merebut kekuasaan serta kemuliaan kalian."
Kemudian Fir'aun—dengan sikap angkuh dan sombongnya—berpaling kepada para pembesarnya dan berkata: "Wahai para pemuka kaumku, berilah aku nasihat dan arahan kalian. Apa yang kalian perintahkan kepadaku untuk dilakukan terhadap Musa ini? Bagaimana cara terbaik untuk menghadapinya?"
Ayat ini menunjukkan betapa besar ketakutan dan kebingungan Fir'aun serta para pengikutnya ketika berhadapan dengan kebenaran yang dibawa oleh Nabi Musa. Mereka tidak mampu melawan mukjizat yang nyata, sehingga mereka mencari jalan lain dengan cara berunding dan merencanakan tipu daya. Namun, semua rencana mereka sia-sia, karena Allah senantiasa melindungi para rasul-Nya dan memenangkan kebenaran atas kebatilan.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku kaum muslimin, perhatikanlah bagaimana para penentang kebenaran selalu berusaha mencari alasan dan cara untuk mempertahankan kekuasaan dan kepentingan duniawi mereka. Mereka takut kehilangan kedudukan dan kenikmatan, sehingga mereka menolak kebenaran yang datang kepada mereka. Namun, ketahuilah bahwa kebenaran akan selalu menang meskipun para penentangnya bersekongkol. Allah Ta'ala berfirman: "Dan Allah menetapkan kebenaran dengan kalimat-kalimat-Nya, walaupun orang-orang yang berdosa itu tidak menyukainya" (QS. Yunus: 82).
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga: janganlah kita menjadi seperti Fir'aun yang sombong dan enggan menerima kebenaran karena takut kehilangan kepentingan dunia. Sebaliknya, jadilah hamba yang tunduk dan patuh kepada Allah, menerima kebenaran di mana pun ia berada, karena itulah kunci kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga Allah senantiasa meneguhkan hati kita di atas iman dan kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 108-112 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 110
Surat Ayat 110/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 108–112. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








