Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- إِخْوَانُهُمْ (ikhwanuhum): saudara-saudara mereka, yaitu orang-orang yang mengikuti jejak setan.
- يَمُدُّونَهُمْ (yamuddunahum): mereka (setan) terus menambah dan memperpanjang.
- الْغَيِّ (al-ghayyi): kesesatan dan kebinasaan.
- لَا يُقْصِرُونَ (la yuqshirun): mereka tidak berhenti dan tidak menahan diri.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini melanjutkan gambaran tentang keadaan orang-orang yang mengikuti langkah setan. Allah Ta'ala berfirman bahwa setan-setan itu memiliki "saudara-saudara" dari kalangan manusia, yaitu orang-orang fajir (pendosa) dan kafir yang tunduk kepada bisikan serta godaan mereka. Setan-setan itu senantiasa "memperpanjang" dan "menambah" kesesatan saudara-saudara mereka dari kalangan manusia, menjerumuskan mereka semakin dalam ke lembah kebinasaan dan kedurhakaan, dari satu dosa ke dosa yang lain, dari satu kesalahan ke kesalahan yang lebih besar.
Yang lebih mengerikan lagi, Allah mengabarkan bahwa "mereka tidak pernah berhenti" — baik setan dari kalangan jin maupun manusia yang menjadi pengikutnya. Setan tidak pernah lelah dan bosan untuk terus menggoda, menyesatkan, dan menjerumuskan manusia ke dalam jurang kehancuran. Sementara itu, manusia yang menjadi pengikut setan pun tidak pernah berhenti dari melakukan kemaksiatan dan keburukan; mereka terus-menerus larut dalam kesesatan tanpa ada keinginan untuk bertobat atau kembali ke jalan yang lurus.
Inilah gambaran yang sangat jelas tentang kerja sama yang erat antara setan dari kalangan jin dan setan dari kalangan manusia dalam menyebarkan kerusakan di muka bumi. Mereka saling mendukung dan menguatkan satu sama lain dalam kesesatan, seakan-akan mereka adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini memberikan peringatan yang sangat tegas kepada kita agar tidak pernah merasa aman dari tipu daya setan. Setan itu tidak pernah tidur, tidak pernah bosan, dan tidak pernah menyerah dalam usahanya menyesatkan anak cucu Adam. Mereka terus mencari celah untuk menjerumuskan kita, baik melalui hawa nafsu, syahwat, ambisi dunia, maupun melalui teman-teman yang buruk.
Oleh karena itu, kita harus senantiasa waspada dan berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Perbanyaklah dzikir, jaga shalat, dan dekatkan diri kepada Al-Qur'an, karena semua itu adalah perisai yang melindungi kita dari serangan setan. Jangan pernah merasa cukup dengan amal ibadah kita, dan jangan pernah merasa aman dari kesesatan, karena setan itu tidak pernah berhenti — maka kita pun harus tidak pernah berhenti berjuang melawan hawa nafsu dan bisikan setan.
Semoga Allah melindungi kita semua dari menjadi "saudara-saudara setan" dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang saleh, yang selalu berada dalam lindungan dan petunjuk-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 200-204 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 202
Surat Al-A'raf Ayat 202 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan teman-teman mereka (orang-orang kafir dan fasik) membantu syaitan-syaitan dalam…Surat Ayat 202/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 200–204. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








