Al-Muddassir · 25/56
Terjemah Transliterasi — Al-Muddassir
إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ ۝٢٥
In haazaaa illaa qawlul bashar
📖 Arti Bahasa Indonesia
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • إِنْ di sini bermakna *nafi* (meniadakan), artinya "tidak ada".
  • هَذَا merujuk kepada Al-Qur'an.
  • قَوْلُ الْبَشَرِ berarti "perkataan manusia".

Tafsir:

Ayat yang mulia ini melanjutkan kisah salah seorang tokoh Quraisy yang sangat keras menentang dakwah Rasulullah ﷺ, yaitu Al-Walid bin Al-Mughirah. Ia adalah seorang yang cerdas dan fasih berbahasa Arab, namun kesombongan dan keingkaran telah membutakan hatinya. Ketika ia mendengar Al-Qur'an, sebenarnya ia tahu bahwa perkataan ini bukanlah perkataan manusia biasa, karena keindahan dan kedalamannya luar biasa. Namun karena keangkuhan dan takut kehilangan status sosialnya, ia menolak kebenaran.

Ayat ini menceritakan ucapannya yang penuh kepalsuan: "Ini tidak lain hanyalah perkataan manusia." Ia menuduh Al-Qur'an sebagai perkataan manusia yang dipelajari Nabi Muhammad ﷺ dari orang lain, bukan wahyu dari Allah. Padahal ia sendiri tahu bahwa Rasulullah ﷺ adalah seorang yang ummi (tidak bisa membaca dan menulis) dan tidak pernah bergaul dengan para ahli kitab atau belajar dari mereka.

Sebagian riwayat menyebutkan bahwa Al-Walid mengaitkan Al-Qur'an dengan dua orang budak asal Persia yang tinggal di Makkah, yaitu Yasar dan Jubair, yang sering duduk bersama Rasulullah ﷺ. Namun tuduhan ini sangat lemah dan tidak masuk akal, karena kedua orang itu bukanlah orang Arab dan tidak menguasai bahasa Arab yang fasih, sedangkan Al-Qur'an turun dengan bahasa Arab yang sangat tinggi dan sempurna.

Saudaraku, renungkanlah! Betapa bodoh dan sesatnya orang yang menolak kebenaran, sampai-sampai ia mengingkari sesuatu yang jelas-jelas luar biasa dan mustahil bisa dibuat oleh manusia. Al-Qur'an adalah mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Nabi Muhammad ﷺ. Ia menantang seluruh manusia dan jin untuk membuat satu surat yang sebanding dengannya, namun hingga hari kiamat tidak ada yang mampu melakukannya. Ini adalah bukti nyata bahwa Al-Qur'an benar-benar firman Allah, bukan perkataan manusia.

Maka wahai saudaraku, janganlah engkau termasuk orang-orang yang menolak kebenaran seperti Al-Walid. Bukalah hatimu, renungkanlah keindahan Al-Qur'an, dan rasakanlah ketenangan yang Allah berikan kepada orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Al-Qur'an adalah petunjuk dan rahmat bagi orang-orang yang mau berpikir. Berbahagialah orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman hidupnya, karena ia akan selamat di dunia dan akhirat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 23-27 — Al-Muddassir

23ثُمَّ أَدْبَرَ وَاسْتَكْبَرَ
kemudian dia berpaling (dari kebenaran) dan menyombongkan diri,
24فَقَالَ إِنْ هَٰذَا إِلَّا سِحْرٌ يُؤْثَرُ
lalu dia berkata: "(Al Quran) ini tidak lain hanyalah sihir yang dipelajari (dari orang-orang dahulu),
25إِنْ هَٰذَا إِلَّا قَوْلُ الْبَشَرِ
ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".
26سَأُصْلِيهِ سَقَرَ
Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.
27وَمَا أَدْرَاكَ مَا سَقَرُ
Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu?
Al-MuddassirIndeks Quran
56Ayat
MakkiyahRevelation
25Ayat

Terjemah — Al-Muddassir 25

Surat Al-Muddassir Ayat 25 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : ini tidak lain hanyalah perkataan manusia".

Surat Ayat 25/56 — Al-Muddassir المدثر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Muddassir Dengarkan, Al-Muddassir Terjemah, Al-Muddassir mp3, Al-Muddassir pdf. Ayat 23–27. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu