Al-Qiyamah · 38/40
Terjemah Transliterasi — Al-Qiyamah
ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ ۝٣٨
Summa kaana `alaqata fakhalaq fasawwaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • 'Alaqah: Segumpal darah yang menggumpal (embrio pada tahap awal).
  • Khalaqa: Menciptakan dan membentuk.
  • Sawwā: Menyempurnakan dan menyeimbangkan bentuk.

Tafsir:

Setelah melalui tahap nuthfah (setetes air mani yang lemah), manusia kemudian melewati tahap 'alaqah, yaitu segumpal darah yang melekat di dinding rahim. Pada tahap inilah kuasa Allah yang agung mulai tampak nyata. Allah yang Maha Pencipta kemudian membentuk segumpal darah itu menjadi makhluk yang sempurna, dengan anggota tubuh yang lengkap dan seimbang—dua mata untuk melihat, dua telinga untuk mendengar, dua tangan untuk bekerja, dua kaki untuk melangkah, dan hati yang berdetak mengalirkan kehidupan.

Perhatikanlah betapa luar biasanya kekuasaan Allah! Dari setetes cairan yang hina dan tak berharga, Allah menjadikannya manusia yang berjalan di muka bumi dengan postur yang paling indah dan sempurna. Tidak ada satu pun anggota tubuh yang cacat atau tidak pada tempatnya. Semua diciptakan dengan ukuran yang presisi dan keseimbangan yang menakjubkan. Inilah bukti nyata bahwa Allah adalah sebaik-baik pencipta.

Renungkanlah wahai saudaraku! Jika Allah mampu menciptakan manusia dari setetes air yang hina menjadi makhluk yang sempurna seperti kita saksikan sekarang, maka sungguh sangat mudah bagi-Nya untuk menghidupkan kembali manusia setelah mati. Kekuasaan yang mencipta dari tidak ada menjadi ada, tentu lebih mampu mengembalikan yang sudah ada kepada kehidupan semula.

Maka, janganlah pernah meragukan kebangkitan setelah kematian. Setiap kali kamu melihat keagungan penciptaan dirimu sendiri, ingatlah bahwa Allah yang menciptakanmu dari tiada, pasti mampu mengembalikanmu kepada kehidupan setelah mati. Sungguh, tidak ada yang mustahil bagi Allah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana. Mari kita jadikan perenungan ini sebagai penguat iman dan pendorong untuk senantiasa beramal saleh, karena kita semua akan kembali kepada-Nya untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatan kita.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 36-40 — Al-Qiyamah

36أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى
Apakah manusia mengira, bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggung jawaban)?
37أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِيٍّ يُمْنَىٰ
Bukankah dia dahulu setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim),
38ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّىٰ
kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan menyempurnakannya,
39فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَىٰ
lalu Allah menjadikan daripadanya sepasang: laki-laki dan perempuan.
40أَلَيْسَ ذَٰلِكَ بِقَادِرٍ عَلَىٰ أَن يُحْيِيَ الْمَوْتَىٰ
Bukankah (Allah yang berbuat) demikian berkuasa (pula) menghidupkan orang mati?
Al-QiyamahIndeks Quran
40Ayat
MakkiyahRevelation
38Ayat

Terjemah — Al-Qiyamah 38

Surat Al-Qiyamah Ayat 38 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : kemudian mani itu menjadi segumpal darah, lalu Allah menciptakannya, dan…

Surat Ayat 38/40 — Al-Qiyamah القيامة (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qiyamah Dengarkan, Al-Qiyamah Terjemah, Al-Qiyamah mp3, Al-Qiyamah pdf. Ayat 36–40. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu