Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Fīma (فِيمَ): Berasal dari kata *fī ma* yang berarti "tentang apa" atau "dalam hal apa".
- Min dzikrāhā (مِن ذِكْرَاهَا): Dari kata *dzikrā* yang berarti "pengetahuan" atau "penyebutan", dan *hā* adalah kata ganti yang merujuk kepada hari kiamat. Maksudnya: pengetahuan tentang waktu terjadinya hari kiamat.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, orang-orang musyrik itu bertanya kepadamu tentang kapan datangnya hari kiamat, bukan karena mereka ingin beriman, melainkan karena mereka mengingkarinya dan mengejekmu. Mereka berkata: "Kapan datangnya hari kiamat itu?" Maka Allah menegaskan kepadamu: "Tidak ada sedikit pun pengetahuan tentang hal itu padamu, dan engkau tidak diperintahkan untuk mengetahui waktu pastinya."
Urusan hari kiamat sepenuhnya kembali kepada Allah semata. Tidak ada seorang pun, baik malaikat yang dekat maupun nabi yang diutus, yang mengetahui kapan terjadinya. Adapun tugasmu hanyalah memberi peringatan, mengajak manusia agar bersiap-siap menghadapinya dengan amal saleh, dan memperingatkan mereka dari kelalaian. Engkau tidak diminta untuk menjawab pertanyaan yang berada di luar jangkauan pengetahuan manusia, karena hal itu termasuk ilmu gaib yang khusus bagi Allah.
Ketika hari kiamat itu benar-benar datang, manusia akan merasakan betapa singkatnya kehidupan dunia. Mereka seakan-akan hanya hidup sesaat—antara waktu zuhur hingga terbenamnya matahari, atau antara terbit fajar hingga tengah hari—karena dahsyatnya peristiwa yang mereka saksikan.
Hikmah dan Nasihat:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: janganlah kita sibuk mempertanyakan hal-hal yang tidak Allah beritahukan kepada kita, seperti waktu pasti datangnya kiamat. Yang terpenting adalah bagaimana kita mempersiapkan diri menghadapinya. Setiap detik yang kita lalui adalah kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak istighfar, dan berbuat kebaikan.
Rasulullah ﷺ sendiri tidak mengetahui waktu kiamat, dan hal itu justru menjadi rahmat bagi kita. Seandainya waktu itu diketahui, mungkin manusia akan menunda amal hingga mendekati saatnya. Maka Allah merahasiakannya agar kita senantiasa waspada dan tidak pernah lengah. Marilah kita jadikan hari ini lebih baik dari kemarin, dan esok lebih baik dari hari ini. Sungguh, kiamat itu pasti datang, dan tidak ada yang tahu kapan, tetapi setiap kita akan ditanya tentang amal perbuatan kita. Maka bersiaplah!
📜 Ayat 41-45 — An-Nazi'at
Terjemah — An-Nazi'at 43
Surat An-Nazi'at Ayat 43 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Siapakah kamu (maka) dapat menyebutkan (waktunya)?Surat Ayat 43/46 — An-Nazi'at النازعات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nazi'at Dengarkan, An-Nazi'at Terjemah, An-Nazi'at mp3, An-Nazi'at pdf. Ayat 41–45. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








