At-Tariq · 5/17
Terjemah Transliterasi — At-Tariq
فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ مِمَّ خُلِقَ ۝٥
Fal yanzuril insaanu mimma khuliq
📖 Arti Bahasa Indonesia
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • فَلْيَنظُرِ (falyanzhur): Hendaklah ia memperhatikan dan merenungkan.
  • الْإِنسَانُ (al-insān): Manusia, khususnya di sini adalah orang yang mengingkari hari kebangkitan.
  • مِمَّ (mimma): Dari apa atau dari sesuatu apa.
  • خُلِقَ (khuliqa): Diciptakan atau dijadikan.

Tafsir Ayat:

Wahai manusia yang mengingkari kemampuan Allah untuk menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati! Cobalah berhenti sejenak dan renungkanlah dengan penuh kesadaran: dari apakah sebenarnya engkau diciptakan pada awal mulanya? Renungkanlah asal-usul penciptaanmu yang sangat lemah dan hina itu, niscaya engkau akan mengetahui bahwa Allah yang mampu menciptakanmu dari sesuatu yang tidak berarti pasti Maha Kuasa pula untuk mengembalikanmu kepada kehidupan setelah kematian.

Engkau diciptakan dari air mani (nutfah) yang terpancar deras dan cepat, yang keluar dari antara tulang punggung (pinggang) seorang laki-laki dan tulang dada seorang perempuan. Sungguh, zat yang telah menciptakan manusia dari tetesan air yang hina dan lemah ini, tentu Maha Kuasa untuk mengembalikannya kepada kehidupan setelah ia mati dan hancur menjadi tanah. Tidak ada yang mustahil bagi-Nya.

Perhatikanlah wahai saudaraku! Renungan ini bukanlah sekadar pengetahuan biasa, tetapi merupakan kunci untuk membuka pintu keimanan di dalam hati. Ketika engkau menyadari bahwa dirimu yang mulia ini berasal dari setetes cairan yang tidak berharga, maka akan sirnalah segala kesombongan dan keangkuhan dalam dirimu. Engkau akan tersadar bahwa dirimu ini kecil dan lemah, sementara Allah yang menciptakanmu adalah Maha Besar dan Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Renungan ini juga mengajak kita untuk senantiasa bersyukur atas nikmat penciptaan yang sempurna ini. Dari setetes air yang hina, Allah menjadikan kita manusia yang sempurna dengan akal, pendengaran, penglihatan, dan hati. Maka, bagaimanakah mungkin kita mengingkari kuasa-Nya untuk menghidupkan kita kembali? Sungguh, mengembalikan kehidupan setelah mati adalah jauh lebih mudah bagi Allah daripada penciptaan yang pertama kali.

Marilah kita jadikan perenungan ini sebagai sarana untuk semakin dekat kepada Allah, semakin khusyuk dalam beribadah, dan semakin yakin bahwa segala sesuatu yang dijanjikan Allah pasti akan terjadi. Sesungguhnya dalam penciptaan dirimu sendiri terdapat bukti kebesaran Allah yang sangat jelas, jika saja engkau mau berpikir dan merenung.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 3-7 — At-Tariq

3النَّجْمُ الثَّاقِبُ
(yaitu) bintang yang cahayanya menembus,
4إِن كُلُّ نَفْسٍ لَّمَّا عَلَيْهَا حَافِظٌ
tidak ada suatu jiwapun (diri) melainkan ada penjaganya.
5فَلْيَنظُرِ الْإِنسَانُ مِمَّ خُلِقَ
Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?
6خُلِقَ مِن مَّاءٍ دَافِقٍ
Dia diciptakan dari air yang dipancarkan,
7يَخْرُجُ مِن بَيْنِ الصُّلْبِ وَالتَّرَائِبِ
yang keluar dari antara tulang sulbi laki-laki dan tulang dada perempuan.
At-TariqIndeks Quran
17Ayat
MakkiyahRevelation
5Ayat

Terjemah — At-Tariq 5

Surat At-Tariq Ayat 5 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka hendaklah manusia memperhatikan dari apakah dia diciptakan?

Surat Ayat 5/17 — At-Tariq الطارق (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Tariq Dengarkan, At-Tariq Terjemah, At-Tariq mp3, At-Tariq pdf. Ayat 3–7. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu