Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- رَضُوا مَا آتَاهُمُ اللهُ وَرَسُولُهُ : Merelakan dan menerima dengan hati lapang apa yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya berupa harta zakat, sedekah, dan ghanimah (rampasan perang).
- حَسْبُنَا اللهُ : Cukuplah Allah bagi kami; Dia yang mencukupi segala kebutuhan kami.
- سَيُؤْتِينَا اللهُ مِن فَضْلِهِ : Allah pasti akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya yang luas.
- رَاغِبُونَ : Orang-orang yang mengharap dengan sungguh-sungguh dan penuh keinginan kepada Allah.
Tafsir Ayat:
Wahai saudaraku seiman, ayat yang mulia ini turun berkenaan dengan sebagian orang yang mencela Rasulullah ﷺ dalam pembagian harta zakat dan sedekah. Mereka merasa tidak puas dan keberatan dengan bagian yang mereka terima. Maka Allah ﷻ mengajarkan kepada mereka—dan kepada kita semua—adab yang agung dalam menyikapi pemberian dan ketentuan Allah.
Seandainya mereka itu rela dan menerima dengan hati yang tenang apa yang diberikan oleh Allah dan Rasul-Nya, baik berupa zakat, sedekah, maupun harta rampasan perang, serta mengucapkan dengan lisan yang jujur: "Cukuplah Allah bagi kami, Dia akan memberikan kepada kami sebagian dari karunia-Nya yang luas, dan Rasul-Nya pun akan memberi kami dari apa yang Allah berikan kepadanya. Sesungguhnya kami hanya mengharap kepada Allah semata agar Dia melapangkan rezeki dan memperkaya kami sehingga kami tidak membutuhkan pemberian manusia," maka sikap yang demikian itu tentu lebih baik bagi mereka daripada mencela dan mengeluh.
Sungguh, kerelaan terhadap pemberian Allah dan Rasul-Nya adalah kunci ketenangan hati dan pintu datangnya keberkahan. Orang yang merasa cukup dengan Allah akan dicukupi oleh Allah. Orang yang mengharap karunia-Nya dengan penuh keyakinan tidak akan pernah kecewa, karena Allah Maha Kaya lagi Maha Pemurah. Dia tidak akan membiarkan hamba-Nya yang berserah diri kepada-Nya dalam keadaan kekurangan.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa indahnya ajaran Islam ini! Ia mengajarkan kita untuk tidak berfokus pada apa yang tidak kita dapatkan, tetapi mensyukuri apa yang telah Allah berikan. Ia mengajarkan kita untuk berprasangka baik kepada Allah dan Rasul-Nya, karena apa pun yang diberikan pasti mengandung hikmah dan kebaikan. Dengan sikap rida dan tawakal, hati menjadi lapang, rezeki menjadi berkah, dan kehidupan terasa damai.
Maka jadilah hamba yang rida, niscaya Allah akan meridaimu. Jadilah hamba yang mengharap karunia Allah, niscaya Allah akan memberikan kepadamu dari keutamaan-Nya yang tiada terbatas. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba-Nya yang berserah diri dan berharap hanya kepada-Nya.
📜 Ayat 57-61 — At-Taubah
Terjemah — At-Taubah 59
Surat At-Taubah Ayat 59 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Jikalau mereka sungguh-sungguh ridha dengan apa yang diberikan Allah dan…Surat Ayat 59/129 — At-Taubah التوبة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: At-Taubah Dengarkan, At-Taubah Terjemah, At-Taubah mp3, At-Taubah pdf. Ayat 57–61. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu







