Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بَخِلَ (bakhila): Menahan dan tidak mengeluarkan harta untuk hal-hal yang diperintahkan Allah, seperti zakat, sedekah, dan infak di jalan kebaikan.
- وَاسْتَغْنَى (wastaghna): Merasa cukup dan tidak membutuhkan Allah, serta lebih memilih kenikmatan duniawi daripada pahala akhirat.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah menyebutkan keadaan orang yang bertakwa dan bersedekah, kini Allah menyebutkan kebalikannya, yaitu orang yang celaka. Allah berfirman: "Adapun orang yang bakhil"—yakni menahan hartanya dan tidak mau menafkahkannya di jalan kebaikan yang diwajibkan maupun dianjurkan—"dan merasa dirinya cukup"—yakni merasa tidak butuh kepada Allah, tidak memohon karunia-Nya, dan lebih mengutamakan kesenangan dunia yang fana daripada kenikmatan akhirat yang kekal. Orang seperti ini telah menutup pintu kebaikan bagi dirinya sendiri. Kekikirannya menghalangi dirinya dari meraih derajat takwa, dan perasaan cukupnya menjauhkannya dari rahmat Allah. Maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju kesengsaraan dan kesulitan, dan hartanya yang ia kikirkan itu sama sekali tidak akan menolongnya ketika ia terjerumus ke dalam api neraka.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita bahwa kekikiran dan perasaan cukup diri adalah dua penyakit hati yang sangat berbahaya. Kekikiran membuat kita kehilangan pahala dan keberkahan, sedangkan merasa cukup tanpa Allah menjauhkan kita dari pertolongan-Nya. Mari kita renungkan: harta yang kita kikirkan itu tidak akan menemani kita di alam kubur, tetapi sedekah yang kita keluarkan akan menjadi tabungan abadi di sisi Allah. Allah Maha Kaya dan Maha Pemurah, Dia tidak membutuhkan harta kita, tetapi justru kita yang membutuhkan rahmat dan karunia-Nya. Maka janganlah kita termasuk golongan yang bakhil dan merasa cukup, karena sungguh merugi orang yang menahan kebaikan dari dirinya sendiri. Mari kita lapangkan hati, keluarkan sebagian rezeki yang Allah titipkan kepada kita, dan jadikan diri kita hamba yang selalu membutuhkan Allah dalam setiap keadaan. Dengan begitu, Allah akan memudahkan kita menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.
📜 Ayat 6-10 — Al-Lail
Terjemah — Al-Lail 8
Surat Al-Lail Ayat 8 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup,Surat Ayat 8/21 — Al-Lail الليل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Lail Dengarkan, Al-Lail Terjemah, Al-Lail mp3, Al-Lail pdf. Ayat 6–10. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








