Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Subhanahu: Maha Suci Allah dari segala kekurangan dan hal yang tidak layak bagi keagungan-Nya.
- Al-Ghaniyy: Maha Kaya, tidak membutuhkan segala sesuatu selain diri-Nya.
- Sulthan: Hujjah, bukti, atau dalil yang kuat dan meyakinkan.
Tafsir Ayat:
Orang-orang musyrik berkata dengan penuh kebodohan, "Allah telah menjadikan seorang anak," seperti anggapan mereka bahwa malaikat adalah anak-anak perempuan Allah, atau klaim sebagian mereka bahwa Al-Masih adalah putra Allah. Maha Suci Allah dari semua ucapan batil ini. Allah tersucikan dan terbebas dari sifat memiliki anak, karena memiliki anak itu mustahil bagi-Nya.
Allah adalah Al-Ghaniyy, Yang Maha Kaya dan tidak membutuhkan apa pun dari makhluk-Nya. Dialah Pemilik segala yang ada di langit dan di bumi, semuanya adalah hamba-Nya dan milik-Nya. Bagaimana mungkin Dia memiliki anak dari makhluk yang Dia ciptakan sendiri? Seorang bapak membutuhkan anak untuk meneruskan keturunan atau membantunya, sedangkan Allah Maha Kaya dan tidak membutuhkan bantuan siapa pun.
Wahai kaum musyrik, kalian tidak memiliki bukti atau dalil sama sekali atas ucapan dusta yang kalian lontarkan ini. Kalian hanya mengikuti prasangka dan khayalan belaka. Sungguh suatu perkataan yang sangat besar dan mengerikan, kalian berani mengatakan tentang Allah sesuatu yang kalian sendiri tidak mengetahui hakikat dan kebenarannya. Ini adalah bentuk kebohongan terbesar kepada Allah, dan akan mendapat balasan yang setimpal.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku, renungkanlah betapa agungnya Allah dan betapa sempurnanya sifat-sifat-Nya. Allah tidak membutuhkan anak, karena kebutuhan memiliki anak hanyalah sifat makhluk yang lemah dan terbatas. Sedangkan Allah adalah Zat yang Maha Kaya, Maha Sempurna, dan Maha Suci dari segala kekurangan.
Ayat ini mengajarkan kita untuk berhati-hati dalam berbicara tentang Allah. Jangan pernah mengucapkan sesuatu tentang Allah tanpa ilmu dan dalil yang jelas. Sebagai seorang muslim, kita wajib berpegang pada Al-Qur'an dan Sunnah yang sahih dalam mengenal Allah dan menetapkan sifat-sifat-Nya.
Marilah kita senantiasa mensucikan Allah dalam hati, lisan, dan perbuatan kita. Jauhilah perkataan-perkataan yang merendahkan keagungan Allah, dan perbanyaklah dzikir serta doa yang mengagungkan nama-Nya. Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba yang mengenal-Nya dengan benar dan beribadah kepada-Nya dengan ikhlas.
📜 Ayat 66-70 — Yunus
Terjemah — Yunus 68
Surat Yunus Ayat 68 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka (orang-orang Yahudi dan Nasrani) berkata: "Allah mempuyai anak". Maha…Surat Ayat 68/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 66–70. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








