Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- بَوَّأْنَا (Bawwa'na): Kami menempatkan atau menjadikan tempat tinggal.
- مُبَوَّأَ صِدْقٍ (Mubawwa'a shidqin): Tempat tinggal yang baik, mulia, dan diridhai.
- الطَّيِّبَاتِ (Ath-thayyibat): Makanan dan rezeki yang halal lagi baik.
- الْعِلْمُ (Al-'ilmu): Ilmu yang datang, yaitu Al-Qur'an dan penjelasan tentang kenabian Muhammad ﷺ dalam Taurat.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala mengingatkan kita tentang nikmat-nikmat-Nya yang agung kepada Bani Israil. Allah telah menempatkan mereka di tempat yang baik dan diberkahi, yaitu negeri Syam (Palestina dan sekitarnya) serta Mesir, sebagai tempat tinggal yang aman dan subur. Allah juga menganugerahkan kepada mereka rezeki yang halal dan baik dari buah-buahan, makanan, dan minuman yang melimpah.
Namun, betapa disayangkan, mereka tidak bersyukur atas nikmat-nikmat tersebut. Mereka justru berselisih dan berpecah-belah dalam urusan agama mereka. Yang lebih menyedihkan lagi, perselisihan itu tidak terjadi karena ketidaktahuan, melainkan justru setelah datang kepada mereka ilmu yang jelas. Al-Qur'an datang membenarkan apa yang ada di dalam Taurat, termasuk kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad ﷺ. Seharusnya ilmu itu membuat mereka bersatu dan beriman, tetapi mereka malah mengingkarinya karena kesombongan dan keinginan mempertahankan kedudukan duniawi.
Allah kemudian menegaskan bahwa Dia-lah Hakim Yang Maha Adil. Pada hari kiamat kelak, Allah akan memutuskan segala perselisihan yang terjadi di antara mereka. Orang-orang yang benar dan beriman akan dimasukkan ke dalam surga, sedangkan orang-orang yang salah dan kafir akan dimasukkan ke dalam neraka. Tidak ada satu pun yang luput dari keadilan Allah.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku kaum muslimin, kisah ini mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Allah telah memberikan nikmat yang begitu banyak kepada hamba-hamba-Nya, dan nikmat yang paling besar adalah nikmat iman dan ilmu. Namun, ilmu yang tidak disertai keikhlasan dan ketundukan justru bisa menjadi sumber perpecahan. Maka dari itu, marilah kita jadikan Al-Qur'an dan Sunnah sebagai pedoman yang mempersatukan kita, bukan sebagai alat untuk berpecah-belah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat segala amal kita, dan pada hari kiamat nanti Dia akan memberikan keputusan yang adil bagi setiap hamba-Nya. Maka beruntunglah orang yang menjadikan ilmunya sebagai jalan menuju ketaatan, dan celakalah orang yang menjadikan ilmunya sebagai alat untuk menolak kebenaran.
📜 Ayat 91-95 — Yunus
Terjemah — Yunus 93
Surat Yunus Ayat 93 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya Kami telah menempatkan Bani Israil di ternpat kediaman…Surat Ayat 93/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 91–95. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








