Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- وَنَادَىٰ : Berseru dengan suara yang lantang disertai doa dan permohonan.
- إِنَّ ابْنِي مِنْ أَهْلِي : Sesungguhnya anakku termasuk dari keluargaku yang Engkau janjikan akan diselamatkan.
- وَعْدَكَ الْحَقُّ : Janji-Mu adalah benar dan pasti terjadi, tidak mungkin diingkari.
- أَحْكَمُ الْحَاكِمِينَ : Yang Maha Bijaksana dalam menetapkan hukum, dan Maha Adil di antara semua hakim.
Tafsir Ayat:
Nabi Nuh 'alaihissalam berseru kepada Rabbnya dengan penuh harap dan ketundukan, seraya berkata: "Ya Rabbku, sesungguhnya anakku ini adalah bagian dari keluargaku, dan Engkau telah berjanji kepadaku untuk menyelamatkan keluargaku dari azab dan tenggelam. Sungguh, janji-Mu adalah benar dan pasti terlaksana, tidak ada keraguan sedikit pun di dalamnya. Engkau adalah Hakim yang paling adil dan paling bijaksana dalam segala keputusan-Mu."
Nabi Nuh 'alaihissalam memohon kepada Allah dengan adab yang sangat indah. Beliau tidak mempertanyakan ketetapan Allah, tetapi beliau menyampaikan permohonan dengan penuh keyakinan bahwa Allah pasti menjawab doanya. Beliau menyebutkan janji Allah yang telah diberikan kepadanya, yaitu keselamatan bagi keluarganya, dan beliau menganggap anaknya termasuk dalam cakupan janji tersebut. Namun beliau menyerahkan segala keputusan akhir kepada Allah, karena Allah adalah sebaik-baiknya hakim yang tidak pernah salah dalam memutuskan.
Ayat ini mengajarkan kita adab berdoa yang agung: hendaknya seorang hamba memohon kepada Allah dengan penuh harap, menyebutkan janji-janji Allah sebagai penguat doa, dan menyerahkan hasil akhirnya kepada kebijaksanaan Allah yang Maha Sempurna. Ini adalah pelajaran berharga bahwa kita boleh memohon apa pun kepada Allah, tetapi kita harus ridha dengan apa pun keputusan-Nya, karena Dia lebih mengetahui maslahat hamba-Nya.
Hikmah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana Nabiyyullah Nuh 'alaihissalam berdoa kepada Rabbnya dengan penuh kelembutan dan keyakinan. Beliau tidak berputus asa meskipun anaknya tenggelam dalam kekafiran, karena beliau tahu bahwa rahmat Allah amat luas dan doa adalah senjata orang beriman. Ketika engkau berdoa, janganlah ragu kepada Allah, karena Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan. Dan apabila Allah menetapkan sesuatu, maka ketahuilah bahwa di balik ketetapan itu tersimpan hikmah yang agung, meskipun terkadang mata kita belum mampu melihatnya.
Jadikanlah doa sebagai senjata harianmu, perbanyaklah memohon kepada Allah dengan menyebut nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang mulia. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-Nya yang banyak berdoa dan memohon kepada-Nya. Dan ingatlah, bahwa Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
📜 Ayat 43-47 — Hud
Terjemah — Hud 45
Surat Hud Ayat 45 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Nuh berseru kepada Tuhannya sambil berkata: "Ya Tuhanku, sesungguhnya…Surat Ayat 45/123 — Hud هود (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Hud Dengarkan, Hud Terjemah, Hud mp3, Hud pdf. Ayat 43–47. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








