Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- نَبِّئْ (Nabbi’): Beritahukanlah, kabarkanlah, atau sampaikanlah.
- عِبَادِي (‘Ibadi): Hamba-hamba-Ku, yaitu hamba-hamba yang beriman dan taat kepada Allah.
- الْغَفُورُ (Al-Ghafur): Yang Maha Pengampun, yang mengampuni dosa-dosa hamba-Nya yang bertobat.
- الرَّحِيمُ (Ar-Rahim): Yang Maha Penyayang, yang melimpahkan kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang beriman.
Tafsir:
Wahai Rasulullah, sampaikanlah kabar gembira yang sangat agung kepada hamba-hamba-Ku yang beriman! Kabarkanlah kepada mereka bahwa Aku—Allah Yang Maha Esa, tiada Tuhan selain Aku—adalah Al-Ghafur, Zat Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Aku mengampuni dosa-dosa hamba-Ku yang bertobat kepada-Ku dengan tulus, sebesar apa pun dosa itu, dan Aku melimpahkan rahmat serta kasih sayang-Ku kepada mereka yang beriman dan beramal saleh.
Ayat ini adalah seruan penuh kasih dari Allah kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Allah ingin menanamkan harapan dan optimisme di hati orang-orang beriman, agar mereka tidak pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Pintu ampunan selalu terbuka lebar bagi siapa saja yang kembali kepada-Nya dengan hati yang bersih dan penyesalan yang tulus. Kasih sayang Allah melampaui segala kebesaran dosa, selama hamba-Nya mau bertobat dan memperbaiki diri.
Namun, perlu diingat bahwa rahmat dan ampunan ini ditujukan bagi hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertobat. Adapun orang-orang yang kufur, menentang perintah-Nya, dan tidak mau bertobat, maka mereka akan merasakan azab yang pedih. Maka, ayat ini sekaligus menjadi kabar gembira bagi orang-orang beriman dan peringatan bagi orang-orang yang ingkar.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, betapa indahnya kabar ini! Allah sendiri yang memerintahkan Nabi-Nya untuk menyampaikan kepada kita bahwa Dia adalah Al-Ghafur Ar-Rahim. Ini adalah bukti cinta Allah kepada hamba-Nya. Jangan pernah merasa dosa terlalu besar untuk diampuni, karena ampunan Allah lebih besar dari segala dosa. Selama napas masih di dada dan pintu tobat masih terbuka, raihlah ampunan-Nya dengan taubat yang tulus, perbanyak istighfar, dan perbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia. Kasih sayang Allah tidak pernah putus, maka jangan pernah putus harapan kepada-Nya. Mari kita jadikan ayat ini sebagai penguat iman dan penyemangat untuk terus berbenah diri menjadi hamba yang dicintai-Nya.
📜 Ayat 47-51 — Al-Hijr
Terjemah — Al-Hijr 49
Surat Al-Hijr Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kabarkanlah kepada hamba-hamba-Ku, bahwa sesungguhnya Aku-lah Yang Maha Pengampun lagi…Surat Ayat 49/99 — Al-Hijr الحجر (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Hijr Dengarkan, Al-Hijr Terjemah, Al-Hijr mp3, Al-Hijr pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








