Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata yang Perlu Dijelaskan:
- لِيَكْفُرُوا (liyakfuru): Tujuannya adalah mengingkari atau tidak mensyukuri.
- بِمَا آتَيْنَاهُمْ (bimaa aataynaahum): Dengan apa yang telah Kami berikan kepada mereka, yaitu nikmat keselamatan dan terangkatnya bencana.
- فَتَمَتَّعُوا (fatamatta'uu): Maka bersenang-senanglah kalian (ini adalah ancaman, bukan perintah yang sebenarnya).
- فَسَوْفَ تَعْلَمُونَ (fasawfa ta'lamuun): Maka kelak kalian akan mengetahui akibat buruk dari perbuatan kalian.
Tafsir Ayat:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala menyelamatkan mereka dari bahaya dan bencana yang mengancam, ternyata mereka tidak mengambil pelajaran. Sebaliknya, mereka justru mengingkari nikmat-nikmat Allah yang telah diberikan kepada mereka, termasuk nikmat terangkatnya kesulitan dan terselamatkannya mereka dari marabahaya. Mereka mempersekutukan Allah dan tidak mensyukuri kebaikan-Nya.
Maka Allah berfirman kepada mereka dengan nada ancaman dan peringatan: "Nikmatilah sementara waktu kehidupan dunia yang fana ini dengan segala kesenangan dan kenikmatannya yang hanya sementara. Bersukacitalah kalian dengan apa yang kalian lakukan, karena sesungguhnya akibat dari kekufuran dan kemaksiatan kalian itu akan segera kalian ketahui." Ini adalah ancaman yang tegas bahwa mereka akan merasakan akibat buruk dari perbuatan mereka, baik di dunia berupa azab yang menyegerakan, maupun di akhirat berupa azab yang kekal dan pedih.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: betapa hinanya seseorang yang ketika ditimpa kesulitan ia berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah, namun ketika Allah mengabulkan doanya dan menghilangkan kesulitannya, ia justru melupakan Allah dan mengingkari nikmat-Nya. Na'udzubillah.
Marilah kita jadikan setiap nikmat yang Allah berikan sebagai sarana untuk semakin dekat kepada-Nya, bukan semakin jauh. Setiap kali Allah menyelamatkan kita dari suatu musibah, hendaknya kita memperbanyak syukur, memperbaiki ibadah, dan meningkatkan ketaatan. Jangan sampai kita termasuk golongan orang-orang yang hanya mengingat Allah di kala susah, namun melupakan-Nya di kala lapang.
Ingatlah bahwa kenikmatan dunia itu hanyalah sementara dan akan sirna. Sedangkan hisab dan balasan Allah itu pasti datang. Maka sebelum kita menyesal di kemudian hari, marilah kita manfaatkan setiap helaan nafas ini untuk bersyukur, beribadah, dan menebar kebaikan. Karena sungguh, orang yang bersyukur akan ditambah nikmatnya, sedangkan orang yang kufur akan merasakan akibatnya, baik di dunia maupun di akhirat kelak.
📜 Ayat 53-57 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 55
Surat An-Nahl Ayat 55 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Biarlah mereka mengingkari nikmat yang telah Kami berikan kepada mereka;…Surat Ayat 55/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 53–57. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








