Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مُطْمَئِنِّينَ: Tenang, merasa aman, dan menetap dengan tenteram di bumi, sebagaimana kalian wahai manusia berjalan dan hidup di atasnya.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Muhammad, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang mengingkari kenabianmu dengan alasan bahwa engkau hanyalah manusia biasa—mereka heran mengapa Allah mengutus seorang manusia sebagai rasul, bukan malaikat—bahwa jika di muka bumi ini terdapat malaikat yang berjalan dan hidup dengan tenang sebagaimana kalian hidup, niscaya Kami akan menurunkan kepada mereka dari langit seorang malaikat sebagai rasul dari jenis mereka sendiri. Karena seorang rasul itu haruslah berasal dari jenis kaum yang kepadanya ia diutus, agar ia dapat diajak bicara secara langsung dan mereka dapat memahami perkataannya dengan mudah.
Akan tetapi, karena penduduk bumi ini adalah manusia, maka sudah menjadi sunnatullah (ketetapan Allah) yang penuh hikmah bahwa rasul yang diutus kepada mereka juga berasal dari jenis manusia. Hal ini justru merupakan rahmat dan kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya, agar mereka tidak merasa kesulitan dalam berkomunikasi dan berinteraksi dengan rasul mereka. Sebab hati manusia lebih cenderung dan lebih mudah menerima petunjuk dari sesama jenisnya, daripada dari makhluk yang berbeda jenis.
Pesan Dakwah:
Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga tentang kebijaksanaan Allah dalam memilih para rasul. Allah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana tidak pernah menurunkan sesuatu melainkan sesuai dengan keadaan hamba-Nya. Bukankah ini menunjukkan betapa dekat dan sayangnya Allah kepada kita? Dia tidak membiarkan kita kebingungan, melainkan mengutus seorang manusia dari kalangan kita sendiri—yang makan, minum, berjalan di pasar, merasakan suka dan duka—agar kita bisa meneladani beliau dalam setiap aspek kehidupan.
Maka, marilah kita bersyukur atas nikmat terbesar ini: diutusnya Nabi Muhammad ﷺ sebagai rasul dari jenis kita. Kita tidak perlu ragu untuk mengikuti beliau, karena apa yang beliau bawa adalah wahyu dari langit yang menjadi petunjuk kebahagiaan dunia dan akhirat. Jadikanlah kecintaan kepada Rasulullah ﷺ sebagai jalan untuk mencintai Allah, dan jadikanlah sunnah beliau sebagai cahaya yang menerangi setiap langkah kehidupan kita. Dengan begitu, kita akan merasakan manisnya iman dan ketenangan hati yang sejati.
📜 Ayat 93-97 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 95
Surat Ayat 95/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 93–97. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








