Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- وَهَبْنَا: Kami (Allah) memberikan sebagai anugerah dan karunia.
- مِن رَّحْمَتِنَا: dari rahmat dan kasih sayang Kami.
- نَبِيًّا: seorang nabi yang menerima wahyu dari Allah.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengisahkan karunia-Nya yang agung kepada Nabi Musa 'alaihis salam. Allah berfirman: "Dan Kami anugerahkan kepadanya dari rahmat Kami, saudaranya, Harun, sebagai seorang nabi."
Ini adalah jawaban atas doa Nabi Musa ketika beliau memohon kepada Rabb-nya, sebagaimana disebutkan dalam ayat lain: *"Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, yaitu Harun, saudaraku. Teguhkanlah kekuatanku dengannya, dan jadikanlah dia sekutu dalam urusanku"* (QS. Thaha: 29-32). Allah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengabulkan doa, memperkenankan permohonan hamba-Nya yang mulia ini. Maka Allah mengutus Harun sebagai nabi untuk menemani dan membantu saudaranya dalam menyampaikan risalah kepada Fir'aun dan kaumnya.
Allah menyebut anugerah ini sebagai "rahmat" karena sungguh besar manfaatnya bagi Nabi Musa. Harun bukan sekadar saudara kandung, tetapi juga menjadi penolong, penguat, dan teman dalam berdakwah. Beliau memiliki lisan yang fasih dan hati yang lapang, sebagaimana Nabi Musa pernah berdoa: *"Dan lepaskanlah kekakuan lidahku, agar mereka mengerti perkataanku"* (QS. Thaha: 27-28). Dengan kehadiran Harun, beban dakwah menjadi lebih ringan dan hati Nabi Musa menjadi lebih tenang.
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: betapa agungnya kekuatan doa dan betapa dekatnya Allah kepada hamba-hamba-Nya yang berdoa dengan sungguh-sungguh. Nabi Musa tidak malu meminta pertolongan kepada Allah, dan Allah pun tidak mengecewakannya. Ini menjadi teladan bagi kita semua—bahwa dalam setiap kesulitan dakwah, pekerjaan, atau kehidupan, kita hendaknya kembali kepada Allah dengan doa yang tulus. Allah Maha Kuasa untuk mendatangkan pertolongan dari arah yang tidak kita duga, sebagaimana Dia mendatangkan Harun sebagai saudara, teman, dan nabi bagi Musa.
Subhanallah, betapa indahnya ukhuwah antara dua nabi bersaudara ini. Mereka saling menguatkan dalam kebenaran, saling menopang dalam dakwah, dan bersama-sama menghadapi tantangan yang berat. Ini mengingatkan kita akan pentingnya memiliki sahabat dan saudara yang saleh yang menemani kita dalam ketaatan kepada Allah. Rasulullah ﷺ bersabda: *"Seseorang itu mengikuti agama (kebiasaan) teman dekatnya. Maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat siapa yang ia jadikan teman dekatnya"* (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).
Semoga kita semua diberikan saudara, sahabat, dan teman yang saleh yang saling mengingatkan dalam kebaikan, dan semoga Allah mengabulkan doa-doa kita sebagaimana Dia mengabulkan doa Nabi Musa 'alaihis salam. Aamiin.
📜 Ayat 51-55 — Maryam
Terjemah — Maryam 53
Surat Maryam Ayat 53 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya sebagian rahmat Kami, yaitu saudaranya,…Surat Ayat 53/98 — Maryam مريم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Maryam Dengarkan, Maryam Terjemah, Maryam mp3, Maryam pdf. Ayat 51–55. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








