Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Al-Faqr (الفقر): Kemiskinan atau kekurangan harta.
- Al-Fahsya' (الفحشاء): Perbuatan keji dan tercela; dalam konteks ayat ini bermakna kebakhilan dan menahan diri dari menunaikan zakat serta perbuatan maksiat lainnya.
- Fadhlan (فضلا): Karunia dan rezeki yang luas dari Allah sebagai ganti dari apa yang dinafkahkan.
- Wasi'un (واسع): Maha Luas, artinya Allah Maha Kaya dan karunia-Nya tidak terbatas.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum mukminin, ketahuilah bahwa setan adalah musuh yang nyata bagi kalian. Ia senantiasa membisikkan rasa takut akan kemiskinan ke dalam hati kalian ketika kalian berniat untuk berinfak dan bersedekah di jalan Allah. Setan berkata, *"Janganlah kalian bersedekah, nanti kalian akan menjadi miskin dan kekurangan!"* Demikianlah setan berusaha melemahkan semangat kalian dalam berbuat kebaikan. Lebih dari itu, setan juga memerintahkan kalian untuk melakukan perbuatan-perbuatan keji, seperti kebakhilan, menahan hak orang lain, serta berbagai kemaksiatan yang menjauhkan kalian dari rahmat Allah.
Akan tetapi, Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang memberikan janji yang jauh lebih indah dan mulia. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang berinfak di jalan-Nya dua perkara yang agung: pertama, ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang telah diperbuat; kedua, karunia dan rezeki yang melimpah sebagai ganti dari harta yang mereka nafkahkan. Sungguh, Allah tidak akan pernah mengurangi rezeki hamba-Nya yang bersedekah karena Dia adalah Dzat Yang Maha Luas karunia-Nya dan Maha Mengetahui segala niat serta amal perbuatan hamba-hamba-Nya.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku seiman, perhatikanlah dengan saksama dua tawaran yang saling bertolak belakang ini! Di satu sisi, setan menawarkan ketakutan, kebakhilan, dan perbuatan keji yang hanya akan membawa kerugian di dunia maupun akhirat. Di sisi lain, Allah menawarkan ampunan, keberkahan, dan karunia yang tiada terbatas. Sungguh, betapa bijaksananya jika kita memilih janji Allah yang pasti benar dan tidak pernah mengingkari janji-Nya.
Janganlah kita tertipu oleh bisikan setan yang selalu membesar-besarkan ketakutan akan kemiskinan. Ingatlah bahwa rezeki itu datangnya dari Allah semata. Setiap harta yang kita nafkahkan di jalan Allah tidak akan pernah berkurang, bahkan Allah akan melipatgandakannya dengan balasan yang berlimpah. Bukankah kita ingin menjadi hamba yang dicintai Allah? Maka, mari kita biasakan diri untuk berinfak dan bersedekah dengan ikhlas, karena di balik setiap rupiah yang kita keluarkan terdapat janji ampunan dan keberkahan dari Allah Yang Maha Luas karunia-Nya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang dermawan dan dijauhkan dari sifat kikir yang tercela. Aamiin.
📜 Ayat 266-270 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 268
Surat Al-Baqarah Ayat 268 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Syaitan menjanjikan (menakut-nakuti) kamu dengan kemiskinan dan menyuruh kamu berbuat…Surat Ayat 268/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 266–270. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








