Al-Baqarah · 36/286
Terjemah Transliterasi — Al-Baqarah
فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ ۝٣٦
Fa azallahumash Shaitaanu `anhaa fa akhrajahumaa mimmaa kaanaa fee wa qulnah bitoo ba`dukum liba`din `aduwwunw wa lakum fil ardi mustaqarrunw wa mataa`un ilaa heen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Sulit:

  • فَأَزَلَّهُمَا (fa azallahuma): Menjadikan keduanya tergelincir atau berbuat kesalahan.
  • عَنْهَا ('anha): Dari surga (maksudnya: menyebabkan keduanya keluar dari surga).
  • اهْبِطُوا (ihbithu): Turunlah kalian dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah (dari surga ke bumi).
  • مُسْتَقَرٌّ (mustaqarr): Tempat menetap dan berdiam.
  • مَتَاعٌ (mataa'un): Sesuatu yang dijadikan kesenangan dan pemanfaatan sementara.
  • إِلَى حِينٍ (ila hiin): Sampai waktu yang ditentukan, yaitu akhir usia atau datangnya kiamat.

Tafsir Lengkap:

Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala melarang Nabi Adam dan istrinya Hawa 'alaihimas salam untuk mendekati pohon tersebut, setan yang telah bersumpah akan menyesatkan manusia terus-menerus membisikkan godaan kepada keduanya. Ia tidak pernah berhenti membujuk dan memperindah tipu dayanya, hingga akhirnya berhasil membuat keduanya tergelincir dari ketaatan dan terjerumus ke dalam perbuatan yang dilarang, yaitu memakan buah dari pohon terlarang itu. Dengan demikian, setan menjadi sebab keluarnya keduanya dari surga yang penuh kenikmatan menuju kehidupan yang penuh ujian dan cobaan.

Ketika itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada Adam, Hawa, dan Iblis: "Turunlah kalian semua ke bumi! Sebagian kalian menjadi musuh bagi sebagian yang lain." Maksudnya, Adam dan keturunannya yang beriman akan bermusuhan dengan Iblis dan bala tentaranya, dan Iblis pun akan senantiasa memusuhi anak cucu Adam hingga hari kiamat. Allah juga memberitahukan bahwa di bumi itu ada tempat menetap dan kesenangan bagi mereka, berupa makanan, minuman, pakaian, dan berbagai kenikmatan lainnya, namun semuanya itu hanya bersifat sementara sampai waktu yang telah ditentukan, yaitu berakhirnya usia mereka atau datangnya hari kiamat.


Pelajaran dan Hikmah:

Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah ini mengajarkan kepada kita betapa bahayanya tipu daya setan yang selalu berusaha menjerumuskan manusia, bahkan terhadap Nabi Adam yang mulia sekalipun. Jika setan mampu menggoda seorang nabi, maka sudah sepastinya ia akan lebih giat lagi menggoda kita yang jauh lebih lemah imannya. Oleh karena itu, kita harus senantiasa waspada dan berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.

Namun di balik peristiwa ini, ada hikmah besar yang patut kita syukuri: Allah tidak membiarkan hamba-Nya terpuruk dalam kesalahan, tetapi mengajarkan cara bertaubat dan kembali kepada-Nya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang, pintu taubat selalu terbuka bagi siapa saja yang menyesali dosanya dan bertekad untuk memperbaiki diri. Marilah kita jadikan kisah ini sebagai pelajaran berharga agar kita senantiasa menjauhi godaan setan, mentaati perintah Allah, dan tidak mudah tergoda oleh tipu daya dunia yang fana. Sesungguhnya surga adalah tujuan akhir yang kekal, sedangkan kehidupan dunia hanyalah persinggahan sementara yang akan segera berlalu.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 34-38 — Al-Baqarah

34وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلَائِكَةِ اسْجُدُوا لِآدَمَ فَسَجَدُوا إِلَّا إِبْلِيسَ أَبَىٰ وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الْكَافِرِينَ
Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam," maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan orang-orang yang kafir.
35وَقُلْنَا يَا آدَمُ اسْكُنْ أَنتَ وَزَوْجُكَ الْجَنَّةَ وَكُلَا مِنْهَا رَغَدًا حَيْثُ شِئْتُمَا وَلَا تَقْرَبَا هَٰذِهِ الشَّجَرَةَ فَتَكُونَا مِنَ الظَّالِمِينَ
Dan Kami berfirman: "Hai Adam, diamilah oleh kamu dan isterimu surga ini, dan makanlah makanan-makanannya yang banyak lagi baik dimana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu dekati pohon ini, yang menyebabkan kamu termasuk orang-orang yang zalim.
36فَأَزَلَّهُمَا الشَّيْطَانُ عَنْهَا فَأَخْرَجَهُمَا مِمَّا كَانَا فِيهِ ۖ وَقُلْنَا اهْبِطُوا بَعْضُكُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ ۖ وَلَكُمْ فِي الْأَرْضِ مُسْتَقَرٌّ وَمَتَاعٌ إِلَىٰ حِينٍ
Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: "Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan".
37فَتَلَقَّىٰ آدَمُ مِن رَّبِّهِ كَلِمَاتٍ فَتَابَ عَلَيْهِ ۚ إِنَّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ
Kemudian Adam menerima beberapa kalimat dari Tuhannya, maka Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.
38قُلْنَا اهْبِطُوا مِنْهَا جَمِيعًا ۖ فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدًى فَمَن تَبِعَ هُدَايَ فَلَا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلَا هُمْ يَحْزَنُونَ
Kami berfirman: "Turunlah kamu semuanya dari surga itu! Kemudian jika datang petunjuk-Ku kepadamu, maka barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, niscaya tidak ada kekhawatiran atas mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati".
Al-BaqarahIndeks Quran
286Ayat
MadaniyahRevelation
36Ayat

Terjemah — Al-Baqarah 36

Surat Al-Baqarah Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan…

Surat Ayat 36/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu