Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Ghulfun (غُلْفٌ): Bentuk jamak dari *aghfā* atau *ghilāf*, artinya tutup atau selubung yang menutupi sesuatu. Maksudnya, hati mereka tertutup dan terbungkus sehingga tidak dapat menerima nasihat atau kebenaran.
- La'anahum (لَعَنَهُمُ): Mengutuk atau menjauhkan dari rahmat Allah.
- Faqalīlan mā yu'minūn (فَقَلِيلًا مَا يُؤْمِنُونَ): Mereka tidak beriman kecuali dengan iman yang sangat sedikit, atau hanya sebagian kecil dari mereka yang beriman.
Tafsir Ayat:
Ayat ini mengisahkan sikap keras kepala Bani Israil (Yahudi) ketika diajak beriman kepada Nabi Muhammad ﷺ. Mereka berkata dengan sombongnya, "Hati kami tertutup dan terbungkus rapat, sehingga tidak ada satu pun perkataanmu yang bisa masuk dan meresap ke dalamnya." Mereka mengklaim bahwa hati mereka tidak mampu memahami dakwah yang disampaikan, seolah-olah mereka tidak bersalah karena hati mereka memang sudah terkunci.
Namun Allah ﷻ membantah klaim mereka dengan tegas. Allah menyatakan bahwa bukan hati mereka yang tertutup, melainkan mereka justru telah dijauhkan dari rahmat-Nya karena kekufuran dan keingkaran mereka sendiri. Mereka telah dilaknat, yaitu diusir dari kebaikan dan dijauhkan dari petunjuk, sebagai akibat dari perbuatan mereka yang menolak kebenaran padahal mereka mengetahuinya. Karena itu, keimanan mereka sangatlah sedikit dan tidak bermanfaat—hanya sekadar formalitas tanpa keyakinan yang tulus, atau hanya segelintir dari mereka yang benar-benar beriman.
Ayat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: hati yang dipenuhi kesombongan dan keengganan menerima kebenaran akan menjadi keras dan tertutup. Sebaliknya, hati yang tunduk dan rendah hati akan mudah menerima cahaya iman. Janganlah kita meniru sikap Bani Israil yang menolak kebenaran dengan alasan yang dibuat-buat, karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui isi hati hamba-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk senantiasa membuka hati terhadap kebenaran. Jangan pernah merasa cukup dengan ilmu atau status kita sehingga menolak nasihat yang baik. Hati yang bersih dan rendah hati adalah kunci untuk menerima hidayah Allah. Sebaliknya, kesombongan dan keengganan menerima kebenaran hanya akan menjauhkan kita dari rahmat-Nya. Mari kita jadikan hati kita sebagai tanah yang subur, siap menerima benih iman dan ilmu yang bermanfaat, agar kita termasuk hamba-hamba yang beruntung di dunia dan akhirat. Semoga Allah ﷻ membukakan pintu hati kita untuk selalu berada di atas kebenaran. Aamiin.
📜 Ayat 86-90 — Al-Baqarah
Terjemah — Al-Baqarah 88
Surat Al-Baqarah Ayat 88 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan mereka berkata: "Hati kami tertutup". Tetapi sebenarnya Allah telah…Surat Ayat 88/286 — Al-Baqarah البقرة (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Baqarah Dengarkan, Al-Baqarah Terjemah, Al-Baqarah mp3, Al-Baqarah pdf. Ayat 86–90. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








