Taha · 110/135
Terjemah Transliterasi — Taha
يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا ۝١١٠
Ya`lamu maa bainaa aideehim wa maa khalfahum wa laa yauheetoona bihee `ilmaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ (apa yang di hadapan mereka): Maksudnya perkara akhirat dan segala yang akan mereka hadapi setelah kematian, termasuk hari kiamat, hisab, surga, dan neraka.
  • وَمَا خَلْفَهُمْ (dan apa yang di belakang mereka): Maksudnya perkara dunia dan segala yang telah mereka lalui serta tinggalkan di belakang mereka.
  • لَا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا (mereka tidak meliputi ilmu tentang-Nya): Maksudnya tidak seorang pun dari makhluk-Nya yang mampu menjangkau dan mengetahui hakikat Allah serta ilmu-Nya yang Maha Luas.

Tafsir Lengkap:

Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan firman-Nya ini menegaskan kepada kita tentang kemahaagungan ilmu-Nya yang meliputi segala sesuatu. Allah mengetahui apa yang ada di hadapan mereka, yaitu segala urusan akhirat yang akan mereka hadapi kelak—hari kebangkitan, perhitungan amal, timbangan, dan balasan surga atau neraka. Dan Allah juga mengetahui apa yang ada di belakang mereka, yaitu segala urusan dunia yang telah mereka lalui, amal perbuatan yang telah mereka kerjakan, dan segala sesuatu yang telah terjadi dalam kehidupan mereka.

Ayat ini datang dalam konteks pembicaraan tentang hari kiamat, di mana pada hari itu semua manusia akan tunduk patuh kepada Allah Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Allah mengetahui segala sesuatu yang telah terjadi dan yang akan terjadi, sementara manusia sama sekali tidak mampu meliputi ilmu Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang dapat mengetahui hakikat Allah, sifat-sifat-Nya yang Maha Sempurna, maupun ilmu-Nya yang Maha Luas. Bahkan para malaikat yang dekat dan para nabi yang mulia pun tidak mampu menjangkau ilmu Allah kecuali sekadar yang Allah kehendaki untuk mereka ketahui.

Ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita sebagai hamba Allah. Ketika kita menyadari bahwa Allah mengetahui segala sesuatu—masa lalu, masa kini, dan masa depan—maka kita akan senantiasa menjaga diri dari perbuatan dosa dan maksiat. Karena tidak ada satu pun perbuatan kita yang luput dari pengetahuan-Nya. Allah melihat kita di mana pun kita berada, dan Dia mengetahui apa yang kita sembunyikan dalam hati maupun yang kita tampakkan.

Di sisi lain, keterbatasan ilmu manusia seharusnya menumbuhkan rasa rendah hati dan tawadhu' dalam diri kita. Janganlah kita sombong dengan ilmu yang kita miliki, karena betapapun banyaknya ilmu yang kita kumpulkan, ia hanyalah setetes dari lautan ilmu Allah yang Maha Luas. Allah berfirman dalam ayat lain: "Dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu Allah melainkan apa yang Dia kehendaki" (QS. Al-Baqarah: 255).

Marilah kita jadikan kesadaran akan keagungan ilmu Allah ini sebagai pendorong untuk semakin dekat kepada-Nya, semakin taat dalam beribadah, dan semakin bersemangat dalam menuntut ilmu yang bermanfaat. Karena orang yang mengenal Allah dengan sebenar-benarnya akan mencintai-Nya dengan sepenuh hati, dan orang yang mencintai Allah akan merasakan manisnya iman dalam hidupnya. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bertakwa dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 108-112 — Taha

108يَوْمَئِذٍ يَتَّبِعُونَ الدَّاعِيَ لَا عِوَجَ لَهُ ۖ وَخَشَعَتِ الْأَصْوَاتُ لِلرَّحْمَٰنِ فَلَا تَسْمَعُ إِلَّا هَمْسًا
Pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja.
109يَوْمَئِذٍ لَّا تَنفَعُ الشَّفَاعَةُ إِلَّا مَنْ أَذِنَ لَهُ الرَّحْمَٰنُ وَرَضِيَ لَهُ قَوْلًا
Pada hari itu tidak berguna syafa'at, kecuali (syafa'at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya.
110يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِهِ عِلْمًا
Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya.
111۞ وَعَنَتِ الْوُجُوهُ لِلْحَيِّ الْقَيُّومِ ۖ وَقَدْ خَابَ مَنْ حَمَلَ ظُلْمًا
Dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal lagi senantiasa mengurus (makhluk-Nya). Dan sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman.
112وَمَن يَعْمَلْ مِنَ الصَّالِحَاتِ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَا يَخَافُ ظُلْمًا وَلَا هَضْمًا
Dan barangsiapa mengerjakan amal-amal yang saleh dan ia dalam keadaan beriman, maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.
TahaIndeks Quran
135Ayat
MakkiyahRevelation
110Ayat

Terjemah — Taha 110

Surat Taha Ayat 110 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa…

Surat Ayat 110/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 108–112. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu