Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- lā yaṣuddannaka: Janganlah sekali-kali ia menghalangimu atau memalingkanmu.
- `anhā: Darinya (yakni dari iman kepada hari kiamat dan persiapan untuk menghadapinya).
- man lā yu'minu bihā: Orang yang tidak beriman kepada hari kiamat dan tidak membenarkan kedatangannya.
- attaba'a hawāhu: Mengikuti hawa nafsunya dalam beribadah kepada selain Allah dan melakukan perbuatan-perbuatan yang diharamkan.
- fa tardā: Maka engkau akan binasa dan celaka.
Tafsir Ayat:
Wahai Nabi Musa, janganlah sekali-kali engkau membiarkan dirimu dipalingkan oleh orang-orang yang tidak beriman kepada hari kiamat dan tidak meyakininya. Mereka adalah orang-orang yang telah mengikuti hawa nafsu mereka, sehingga mereka mendustakan kebenaran dan berpaling dari persiapan untuk menghadapi hari perhitungan. Jika engkau mendengarkan mereka dan berpaling dari jalan kebenaran, maka engkau akan binasa dan celaka. Ayat ini merupakan peringatan keras dari Allah kepada Nabi Musa agar tetap teguh dalam iman dan tidak terpengaruh oleh ajakan orang-orang kafir yang menyesatkan.
Ketahuilah bahwa keimanan kepada hari akhir adalah fondasi utama yang mendorong seseorang untuk beramal saleh dan menjauhi kemaksiatan. Orang yang tidak beriman kepada hari pembalasan akan merasa bebas berbuat apa saja, karena ia tidak merasa akan dimintai pertanggungjawaban. Maka Allah memperingatkan kita semua agar tidak mengikuti jejak mereka, dan agar kita senantiasa menjaga hati dari pengaruh orang-orang yang menyerukan keraguan dan kemungkaran.
Renungkanlah wahai saudaraku, betapa besar kasih sayang Allah kepada hamba-hamba-Nya. Allah tidak membiarkan kita berjalan dalam kegelapan tanpa petunjuk. Peringatan ini adalah bukti cinta-Nya, agar kita selamat dari kehancuran. Maka berpegangteguhlah pada iman, perbanyaklah amal saleh, dan jangan pernah ragu bahwa hari kiamat pasti datang. Setiap kebaikan yang kita lakukan akan dibalas, dan setiap kejahatan akan dihisab. Sungguh beruntung orang yang menjadikan imannya sebagai perisai dari godaan hawa nafsu, dan celakalah orang yang membiarkan hawa nafsunya menguasai dirinya hingga ia lalai dari persiapan menghadapi hari yang agung itu.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dengan benar, istiqamah di jalan-Nya, dan dijauhkan dari pengaruh orang-orang yang mengikuti hawa nafsu mereka. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Taha
Terjemah — Taha 16
Surat Taha Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka sekali-kali janganlah kamu dipalingkan daripadanya oleh orang yang tidak…Surat Ayat 16/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








