Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Fa atba'ahum: Maka mereka (Fir'aun dan bala tentaranya) menyusul dan mengejar mereka (Bani Israil).
- Al-Yamm: Laut (yaitu Laut Merah).
- Fa ghashiyahum: Maka menutupi dan meliputi mereka.
Tafsir:
Setelah Allah Subhanahu wa Ta'ala memerintahkan Nabi Musa 'alaihissalam untuk berjalan di malam hari membawa Bani Israil keluar dari tanah Mesir, dan setelah mereka sampai di tepi laut, Allah membelah laut dengan mukjizat-Nya yang agung. Maka berjalanlah Bani Israil melewati jalan kering yang terbentang di dasar laut.
Namun Fir'aun yang sombong dan angkuh tidak tinggal diam. Ia segera mengumpulkan bala tentaranya yang sangat besar dan kuat, lalu mengejar Nabi Musa dan kaumnya dengan penuh kebencian dan kezaliman. Mereka menyusul dari belakang dengan kekuatan yang dahsyat, hingga akhirnya mereka tiba di tepi laut yang telah terbelah itu.
Ketika Fir'aun dan bala tentaranya memasuki jalan yang terbuka di dasar laut tersebut, maka Allah Subhanahu wa Ta'ala berkehendak untuk membinasakan mereka. Air laut yang tadinya terbelah dan berdiri seperti gunung-gunung besar itu, tiba-tiba kembali menutup dan meliputi mereka dari segala penjuru. Gelombang demi gelombang menghantam mereka, menenggelamkan Fir'aun dan seluruh bala tentaranya ke dasar lautan. Tidak ada satu pun yang selamat dari mereka, semuanya binasa dan tenggelam dalam sekejap mata.
Betapa agungnya kekuasaan Allah! Dialah yang menyelamatkan hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa, serta membinasakan orang-orang yang zalim dan sombong. Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi seluruh umat manusia hingga akhir zaman.
Hikmah dan Pelajaran:
Saudaraku kaum muslimin, kisah ini mengandung pelajaran yang sangat dalam bagi kita semua. Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa menolong hamba-hamba-Nya yang beriman dan bersabar. Janganlah kita pernah merasa lemah atau takut ketika menghadapi musuh-musuh Allah, karena pertolongan Allah itu dekat bagi orang-orang yang bertakwa.
Fir'aun dengan segala kekuasaan, bala tentara, dan kesombongannya tidak mampu menandingi kekuasaan Allah yang Maha Besar. Begitu pula dalam kehidupan kita, segala bentuk kezaliman dan kesombongan pasti akan berakhir dengan kehancuran. Sebaliknya, keimanan dan kesabaran akan membawa kita pada kemenangan dan keselamatan.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai penguat iman dan keyakinan kita bahwa Allah selalu bersama orang-orang yang berbuat baik. Jangan pernah ragu untuk berpegang teguh pada agama Allah, karena sesungguhnya pertolongan Allah itu pasti datang, sebagaimana Dia menolong Nabi Musa dan Bani Israil pada hari yang bersejarah itu.
📜 Ayat 76-80 — Taha
Terjemah — Taha 78
Surat Taha Ayat 78 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka Fir'aun dengan bala tentaranya mengejar mereka, lalu mereka ditutup…Surat Ayat 78/135 — Taha طه (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Taha Dengarkan, Taha Terjemah, Taha mp3, Taha pdf. Ayat 76–80. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








