Al-Anbiya · 20/112
Terjemah Transliterasi — Al-Anbiya
يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ ۝٢٠
Yusabbihoona laila wannahaara laa yafturoon
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • يُسَبِّحُونَ (mereka bertasbih): mensucikan Allah dari segala kekurangan dan kekelahan.
  • لَا يَفْتُرُونَ (mereka tidak pernah lemah): tidak merasa letih, tidak bosan, dan tidak berhenti. Asal kata *al-futūr* adalah diam/tenang setelah sebelumnya giat, atau melemah setelah kuat.

Tafsir Ayat:

Ayat yang mulia ini menggambarkan keadaan para malaikat yang senantiasa bertasbih menyucikan Allah Ta'ala sepanjang malam dan siang tanpa henti. Mereka tidak pernah merasa lelah, tidak pula bosan, dan tidak pernah berhenti walau sekejap pun. Ini adalah sifat agung yang Allah sematkan kepada makhluk-Nya yang paling taat, sebagai bukti kesempurnaan ibadah mereka dan keagungan Rabb yang mereka sembah.

Tasbih mereka bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi merupakan amalan yang terus-menerus, mengalir deras bagaikan napas yang tak pernah berhenti. Mereka tidak mengenal rasa jenuh karena hati mereka dipenuhi kecintaan yang mendalam kepada Allah, dan mereka merasakan kenikmatan yang tiada tara dalam beribadah kepada-Nya. Inilah puncak ketaatan yang hanya mampu dicapai oleh makhluk yang Allah beri taufik.

Renungkanlah wahai saudaraku! Jika para malaikat yang suci dan mulia itu tidak pernah berhenti bertasbih kepada Allah, maka bagaimana dengan kita? Sudahkah kita meneladani semangat mereka dalam beribadah? Apakah kita masih merasa berat untuk melaksanakan shalat lima waktu, padahal para malaikat terus-menerus beribadah tanpa lelah? Apakah kita masih malas untuk berdzikir dan membaca Al-Qur'an, padahal mereka tidak pernah bosan menyebut nama Allah?

Ayat ini menjadi cambuk bagi kita agar tidak bermalas-malasan dalam ketaatan. Jika kita merasa lelah beribadah, ingatlah bahwa malaikat tidak pernah lelah. Jika kita merasa bosan berdzikir, ingatlah bahwa mereka tidak pernah bosan. Semangat mereka adalah pelajaran berharga bagi kita untuk terus istiqamah di jalan Allah, memperbanyak ibadah, dan mendekatkan diri kepada-Nya dengan penuh cinta dan harap.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang rajin beribadah, tidak mudah lelah dalam ketaatan, dan senantiasa istiqamah di jalan-Nya hingga akhir hayat. Aamiin.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 18-22 — Al-Anbiya

18بَلْ نَقْذِفُ بِالْحَقِّ عَلَى الْبَاطِلِ فَيَدْمَغُهُ فَإِذَا هُوَ زَاهِقٌ ۚ وَلَكُمُ الْوَيْلُ مِمَّا تَصِفُونَ
Sebenarya Kami melontarkan yang hak kepada yang batil lalu yang hak itu menghancurkannya, maka dengan serta merta yang batil itu lenyap. Dan kecelakaanlah bagimu disebabkan kamu mensifati (Allah dengan sifat-sifat yang tidak layak bagi-Nya).
19وَلَهُ مَن فِي السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَمَنْ عِندَهُ لَا يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِهِ وَلَا يَسْتَحْسِرُونَ
Dan kepunyaan-Nya-lah segala yang di langit dan di bumi. Dan malaikat-malaikat yang di sisi-Nya, mereka tiada mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tiada (pula) merasa letih.
20يُسَبِّحُونَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ لَا يَفْتُرُونَ
Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.
21أَمِ اتَّخَذُوا آلِهَةً مِّنَ الْأَرْضِ هُمْ يُنشِرُونَ
Apakah mereka mengambil tuhan-tuhan dari bumi, yang dapat menghidupkan (orang-orang mati)?
22لَوْ كَانَ فِيهِمَا آلِهَةٌ إِلَّا اللَّهُ لَفَسَدَتَا ۚ فَسُبْحَانَ اللَّهِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُونَ
Sekiranya ada di langit dan di bumi tuhan-tuhan selain Allah, tentulah keduanya itu telah rusak binasa. Maka Maha Suci Allah yang mempunyai 'Arsy daripada apa yang mereka sifatkan.
Al-AnbiyaIndeks Quran
112Ayat
MakkiyahRevelation
20Ayat

Terjemah — Al-Anbiya 20

Surat Al-Anbiya Ayat 20 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya.

Surat Ayat 20/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 18–22. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu