Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Mahjūran (مَهْجُورًا): Artinya ditinggalkan, dijauhi, dan tidak diindahkan. Yakni mereka menjadikan Al-Qur'an sebagai sesuatu yang dibuang dan tidak dipedulikan.
Tafsir:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabarkan tentang keluhan Rasulullah ﷺ kepada Rabb-nya pada hari kiamat kelak. Beliau berkata: *"Ya Rabb-ku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur'an ini sebagai sesuatu yang ditinggalkan."*
Yang dimaksud dengan "kaumku" di sini adalah kaum Quraisy yang diutus kepadanya Nabi Muhammad ﷺ. Mereka telah meninggalkan Al-Qur'an dengan berbagai cara: mereka tidak mau mendengarkannya, tidak mau membacanya, tidak mau merenungkan maknanya, tidak mau mengamalkan isinya, dan bahkan mereka sibuk dengan hal-hal lain seperti syair, nyanyian, dan perkataan-perkataan yang sia-sia yang dapat melalaikan mereka dari Al-Qur'an.
Rasulullah ﷺ mengadukan hal ini kepada Allah bukan karena beliau mengeluh tentang takdir, tetapi sebagai bentuk penyampaian bahwa beliau telah menjalankan tugasnya dengan sempurna, namun kaumnya justru berpaling dari kitab yang menjadi mukjizat terbesar itu. Ini juga menjadi saksi bagi beliau di hadapan Allah bahwa beliau telah menyampaikan risalah, dan kaumnyalah yang menolak dan meninggalkannya.
Ayat ini mengandung peringatan yang sangat keras bagi setiap orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai sesuatu yang ditinggalkan. Bentuk hijrah (meninggalkan) Al-Qur'an itu bermacam-macam: ada yang meninggalkan membacanya sama sekali, ada yang membacanya tetapi tidak merenungkan maknanya, ada yang membacanya dan merenungkannya tetapi tidak mengamalkannya, dan ada pula yang berpaling darinya kepada selainnya berupa perkataan, nyanyian, dan kesibukan dunia yang melalaikan.
Nasihat dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, mari kita renungkan sejenak: Bagaimana keadaan kita dengan Al-Qur'an? Apakah kita termasuk orang-orang yang menjadikannya bacaan rutin, renungan harian, dan pedoman hidup? Ataukah kita justru termasuk golongan yang disebutkan dalam ayat ini?
Al-Qur'an adalah petunjuk yang Allah turunkan untuk kebahagiaan kita di dunia dan akhirat. Ia adalah cahaya yang menerangi kegelapan, obat bagi hati yang gundah, dan rahmat bagi orang-orang yang beriman. Maka janganlah kita termasuk orang-orang yang merugi dengan meninggalkannya.
Mulailah dari sekarang untuk kembali mendekatkan diri kepada Al-Qur'an. Bacalah walaupun sedikit, tetapi istiqamah. Renungkan maknanya, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Jadikan Al-Qur'an sebagai sahabat setia yang selalu menemani langkah kita. Sesungguhnya Al-Qur'an akan menjadi syafaat bagi pembacanya di hari kiamat, dan ia akan menjadi saksi yang memberatkan atau meringankan kita di hadapan Allah.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mencintai Al-Qur'an, membacanya, merenungkannya, dan mengamalkannya, serta menjadikannya sebagai cahaya dalam kehidupan kita di dunia dan penolong kita di akhirat kelak. Aamiin.
📜 Ayat 28-32 — Al-Furqan
Terjemah — Al-Furqan 30
Surat Al-Furqan Ayat 30 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Berkatalah Rasul: "Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu…Surat Ayat 30/77 — Al-Furqan الفرقان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Furqan Dengarkan, Al-Furqan Terjemah, Al-Furqan mp3, Al-Furqan pdf. Ayat 28–32. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








