Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- تَرَاءَى الْجَمْعَانِ: saling melihat antara dua kelompok, yaitu kelompok Nabi Musa dan kelompok Fir'aun.
- لَمُدْرَكُونَ: pasti akan tersusul dan tertangkap oleh musuh.
Tafsir Ayat:
Ketika kedua pasukan itu saling melihat satu sama lain — pasukan Nabi Musa 'alaihissalam yang berjumlah sekitar enam ratus ribu orang atau lebih, dan pasukan Fir'aun yang sangat besar dan lengkap persenjataannya — maka saat itulah rasa takut menyelimuti hati para pengikut Nabi Musa. Mereka berkata dengan penuh kekhawatiran: "Sesungguhnya kita pasti akan tersusul dan tertangkap oleh pasukan Fir'aun. Kita tidak akan mampu melawan mereka, dan tidak ada jalan keluar bagi kita dari kejaran mereka."
Mereka melihat di hadapan mereka lautan yang luas membentang, dan di belakang mereka pasukan Fir'aun yang gagah perkasa dengan segala persenjataan lengkapnya. Tiada jalan lari, tiada tempat berlindung. Namun di balik semua itu, Allah Subhanahu wa Ta'ala sedang menyiapkan pertolongan-Nya yang agung bagi hamba-hamba-Nya yang beriman.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, lihatlah bagaimana ujian berat menimpa para pengikut Nabi Musa. Mereka terjepit antara lautan dan musuh yang kejam. Namun justru di saat manusia berputus asa, pertolongan Allah datang dengan cara yang tidak pernah terbayangkan. Allah memerintahkan Nabi Musa untuk memukulkan tongkatnya ke laut, maka terbelahlah laut menjadi dua belas jalan yang kering, dan mereka selamat melintasinya, sementara Fir'aun dan bala tentaranya tenggelam di lautan yang sama.
Inilah pelajaran berharga bagi kita: jangan pernah berputus asa dari rahmat dan pertolongan Allah, meskipun keadaan tampak mustahil dan jalan keluar tidak terlihat. Allah yang Maha Kuasa mampu menyelamatkan hamba-Nya dari kesempitan yang paling dahsyat, sebagaimana firman-Nya: "Barangsiapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya" (QS. Ath-Thalaq: 2-3).
Maka ketika engkau menghadapi kesulitan dalam hidupmu — baik masalah keluarga, rezeki, kesehatan, atau lainnya — ingatlah kisah Nabi Musa ini. Yakinlah bahwa bersama kesulitan ada kemudahan, dan Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya. Pertolongan Allah itu dekat, hanya saja kita perlu bersabar dan terus berdoa, sebagaimana Nabi Musa berdoa: "Sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku" (QS. Asy-Syu'ara: 62).
📜 Ayat 59-63 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 61
Surat Asy-Syu'ara Ayat 61 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maka setelah kedua golongan itu saling melihat, berkatalah pengikut-pengikut Musa:…Surat Ayat 61/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 59–63. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








