Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Akhluqu (أَخْلُقُ): Aku membentuk dan membuat dengan ukuran tertentu.
- Al-Akmah (الأَكْمَهَ): Orang yang terlahir buta sejak lahir.
- Al-Abros (الأَبْرَصَ): Orang yang terkena penyakit kulit (kusta) yang merusak kulit.
- Taddakhirūn (تَدَّخِرُونَ): Menyimpan sesuatu untuk keperluan di masa depan.
Tafsir Ayat:
Dalam kelanjutan doa Nabi Zakaria dan kabar gembira tentang kelahiran Nabi Yahya, Allah melanjutkan kisah tentang Nabi Isa 'alaihissalam. Allah menjadikan Isa sebagai seorang rasul yang diutus khusus kepada Bani Israil. Ketika Isa menyampaikan risalahnya, ia berkata kepada kaumnya: "Sesungguhnya aku datang kepada kalian dengan sebuah tanda yang sangat jelas dari Tuhan kalian sebagai bukti kebenaran kerasulanku."
Tanda-tanda itu sangat luar biasa dan berada di luar kemampuan manusia biasa. Pertama, ia membentuk dari tanah liat sesuatu yang menyerupai burung, lalu ia meniupnya, maka jadilah burung yang hidup dan terbang — semua itu terjadi dengan izin Allah, bukan karena kekuatan Isa sendiri. Kedua, ia menyembuhkan orang yang terlahir buta dan orang yang menderita penyakit kusta, sehingga mereka sembuh sempurna. Ketiga, ia menghidupkan orang-orang yang telah mati dengan izin Allah. Keempat, ia memberitahukan kepada mereka apa yang mereka makan dan apa yang mereka simpan di rumah-rumah mereka — sesuatu yang tidak mungkin diketahui kecuali oleh Allah.
Semua mukjizat ini diberikan Allah kepada Isa sebagai bukti nyata bahwa ia benar-benar utusan Allah. Bukanlah Isa yang melakukan semua itu dengan kekuatannya sendiri, melainkan dengan izin dan kehendak Allah semata. Ini adalah pelajaran penting bagi kita: mukjizat para nabi bukanlah bukti keilahian mereka, melainkan bukti kebenaran risalah yang mereka bawa.
Ayat ini ditutup dengan pernyataan tegas: "Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda yang sangat jelas bagi kalian, jika kalian benar-benar orang yang beriman." Artinya, semua bukti ini tidak akan bermanfaat bagi orang yang hatinya tertutup, tetapi akan menjadi cahaya petunjuk bagi mereka yang jujur mencari kebenaran.
Pesan Dakwah untuk Kita:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah Nabi Isa ini mengajarkan kita tentang kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Allah yang mampu menghidupkan burung dari tanah liat, menyembuhkan penyakit yang mustahil disembuhkan, dan menghidupkan orang mati — Dialah yang juga mampu mengampuni dosa-dosa kita, mengabulkan doa-doa kita, dan mengubah keadaan hidup kita dari susah menjadi mudah. Tidak ada yang mustahil bagi Allah.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai penguat iman kita. Jika Allah mampu melakukan semua mukjizat itu di masa lalu, maka Allah juga mampu menolong kita dalam setiap kesulitan hidup kita hari ini. Yang terpenting adalah keimanan dan keyakinan kita kepada-Nya. Sebagaimana mukjizat hanya bermanfaat bagi orang-orang yang beriman, maka pertolongan Allah pun akan turun kepada hamba-hamba-Nya yang benar-benar beriman dan bertakwa.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman, yang hatinya terbuka menerima kebenaran, dan yang senantiasa dekat dengan-Nya dalam setiap keadaan. Aamiin.
📜 Ayat 47-51 — Ali Imran
Terjemah — Ali Imran 49
Surat Ayat 49/200 — Ali Imran آل عمران (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ali Imran Dengarkan, Ali Imran Terjemah, Ali Imran mp3, Ali Imran pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








