Terjemah — Tafsir
### معاني الكلمات:
- يُشَاقِقِ: bermusuhan dan menentang dengan keras.
- تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَى: telah jelas baginya kebenaran dan petunjuk.
- غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ: jalan yang bukan jalan kaum mukminin, yaitu selain Islam.
- نُوَلِّهِ مَا تَوَلَّى: Kami biarkan dia dalam pilihannya yang sesat, dan Kami tidak memberinya taufik kepada kebaikan.
- نُصْلِهِ جَهَنَّمَ: Kami masukkan dia ke dalam neraka Jahanam untuk merasakan panasnya.
- سَاءَتْ مَصِيرًا: sungguh buruk tempat kembali dan akhir tempat tinggalnya.
### تفسير الآية:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, ayat yang mulia ini berbicara tentang salah satu bahaya besar yang mengancam keimanan seseorang, yaitu sikap menentang Rasulullah ﷺ dan menyimpang dari jalan kaum mukminin. Allah Ta'ala berfirman: "Dan barangsiapa yang menentang Rasul setelah jelas baginya kebenaran, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang beriman, maka Kami biarkan dia dalam kesesatannya dan Kami masukkan dia ke dalam neraka Jahanam, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
Ayat ini turun berkaitan dengan kisah seorang laki-laki yang mencuri, lalu ketika perbuatannya terbongkar dan ia takut dihukum serta malu, ia lari ke Mekah dan murtad dari Islam. Bahkan ia mencoba mencuri lagi di sana, namun akhirnya ia tertimpa reruntuhan tembok dan mati dalam keadaan kafir. Ini adalah pelajaran besar bagi kita semua.
Makna ayat ini sangat tegas: siapa pun yang dengan sengaja menentang Rasulullah ﷺ setelah jelas baginya kebenaran, dan memilih jalan selain jalan kaum mukminin—baik dalam akidah, ibadah, maupun akhlak—maka Allah akan membiarkannya dalam pilihannya yang buruk itu. Dia tidak akan diberi taufik untuk kembali kepada kebenaran, karena ia telah menolak petunjuk dengan sengaja. Kemudian di akhirat kelak, ia akan dimasukkan ke dalam neraka Jahanam yang panasnya tiada tara, dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.
Namun di balik peringatan ini, ada hikmah dan kasih sayang Allah yang begitu besar. Allah mengingatkan kita agar tidak terjerumus ke dalam kesesatan, dan agar kita senantiasa berpegang teguh pada Al-Qur'an dan Sunnah, serta bersatu di atas jalan kaum mukminin. Jalan keselamatan hanyalah satu, yaitu jalan yang ditempuh oleh Rasulullah ﷺ dan para sahabatnya. Maka marilah kita jauhi perpecahan dan perselisihan, dan kita rapatkan barisan di atas kebenaran.
Saudaraku, betapa indahnya jika kita menjadi hamba yang taat, mengikuti Rasulullah ﷺ dalam segala hal, dan menjadikan kaum mukminin sebagai saudara seperjuangan. Dengan begitu, kita akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Janganlah kita sia-siakan nikmat iman yang telah Allah berikan kepada kita, karena iman adalah karunia terbesar yang tidak ternilai harganya. Semoga Allah menetapkan hati kita di atas Islam dan Sunnah, dan menjauhkan kita dari segala bentuk penentangan dan kesesatan. Aamiin.
📜 Ayat 113-117 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 115
Surat An-Nisa Ayat 115 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan barangsiapa yang menentang Rasul sesudah jelas kebenaran baginya, dan…Surat Ayat 115/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 113–117. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








