An-Nisa · 131/176
Terjemah Transliterasi — An-Nisa
وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَلَقَدۡ وَصَّيۡنَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَإِيَّاكُمۡ أَنِ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ وَإِن تَكۡفُرُواْ فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا  ۝١٣١
Wa lillaahi maafis samaawaati wa maa fil ard; wa laqad wassainal lazeena ootul Kitaaba min qablikum wa iyyaakum anit taqul laah; wa intakfuroo fa inna lillaahi maa fis samaawaati wa maa fil ard; wa kaanal laahu Ghaniyyan hameedaa
📖 Arti Bahasa Indonesia
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata Penting:

  • وَصَّيْنَا: Kami telah berwasiat, berpesan, dan memerintahkan dengan tegas.
  • اتَّقُوا اللَّهَ: Bertakwalah kepada Allah, yaitu melaksanakan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
  • غَنِيًّا: Maha Kaya, tidak membutuhkan sesuatu pun dari makhluk-Nya.
  • حَمِيدًا: Maha Terpuji, terpuji dalam segala sifat dan perbuatan-Nya, serta terpuji di kalangan makhluk-Nya atas segala nikmat yang dilimpahkan-Nya.

Tafsir Ayat:

Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama firman Allah yang agung ini. Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan bahwa milik-Nyalah seluruh apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada satu pun makhluk, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, melainkan semuanya berada di bawah kekuasaan, pengaturan, dan kepemilikan Allah semata. Ini adalah pengingat yang sangat dalam tentang kebesaran dan keluasan kekuasaan Allah.

Kemudian Allah menyampaikan kabar yang sangat penting: sungguh, Allah telah mewasiatkan kepada umat-umat terdahulu yang diberi kitab suci, yaitu kaum Yahudi dan Nasrani, dan juga mewasiatkan kepada kita umat Islam, agar bertakwa kepada Allah. Pesan ini adalah pesan abadi yang disampaikan melalui para rasul sepanjang sejarah. Takwa adalah inti dari seluruh ajaran agama, yaitu menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya dengan penuh keikhlasan dan kecintaan.

Allah kemudian mengingatkan bahwa jika manusia mengingkari perintah ini dan kufur kepada-Nya, maka hal itu sama sekali tidak akan merugikan Allah. Karena Allah tetap memiliki seluruh apa yang ada di langit dan di bumi. Para malaikat, jin, dan seluruh makhluk senantiasa taat dan patuh kepada-Nya. Kekufuran manusia hanya akan merugikan diri mereka sendiri. Allah Maha Kaya dari segala kebutuhan makhluk-Nya, dan Dia Maha Terpuji dalam segala keadaan, baik ketika manusia taat maupun ketika mereka bermaksiat.


Renungan dan Pesan Dakwah:

Wahai saudaraku seiman, betapa agungnya Allah yang kita sembah ini! Dia tidak membutuhkan ibadah kita sedikit pun, namun Dia tetap memerintahkan kita untuk bertakwa karena kasih sayang-Nya kepada kita. Ketakwaan bukanlah kebutuhan Allah, melainkan kebutuhan kita sendiri. Dengan bertakwa, hati kita menjadi tenang, hidup kita menjadi terarah, dan masa depan kita menjadi cerah.

Ayat ini juga mengajarkan kita tentang keadilan dan kesetaraan di hadapan Allah. Pesan takwa disampaikan kepada seluruh umat, tanpa membedakan bangsa, zaman, atau kitab suci. Ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang menyempurnakan ajaran para nabi sebelumnya. Maka, marilah kita bersyukur karena telah termasuk dalam umat yang menerima wasiat mulia ini, dan marilah kita jadikan takwa sebagai bekal terbaik kita dalam menjalani kehidupan di dunia menuju kebahagiaan abadi di akhirat.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 129-133 — An-Nisa

129وَلَن تَسۡتَطِيعُوٓاْ أَن تَعۡدِلُواْ بَيۡنَ ٱلنِّسَآءِ وَلَوۡ حَرَصۡتُمۡۖ فَلَا تَمِيلُواْ كُلَّ ٱلۡمَيۡلِ فَتَذَرُوهَا كَٱلۡمُعَلَّقَةِۚ وَإِن تُصۡلِحُواْ وَتَتَّقُواْ فَإِنَّ ٱللَّهَ كَانَ غَفُورًا رَّحِيمًا 
Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil di antara isteri-isteri(mu), walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian, karena itu janganlah kamu terlalu cenderung (kepada yang kamu cintai), sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung. Dan jika kamu mengadakan perbaikan dan memelihara diri (dari kecurangan), maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
130وَإِن يَتَفَرَّقَا يُغۡنِ ٱللَّهُ كُلًّا مِّن سَعَتِهِۦۚ وَكَانَ ٱللَّهُ وَٰسِعًا حَكِيمًا 
Jika keduanya bercerai, maka Allah akan memberi kecukupan kepada masing-masingnya dari limpahan karunia-Nya. Dan adalah Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Bijaksana.
131وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۗ وَلَقَدۡ وَصَّيۡنَا ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡكِتَٰبَ مِن قَبۡلِكُمۡ وَإِيَّاكُمۡ أَنِ ٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ وَإِن تَكۡفُرُواْ فَإِنَّ لِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَانَ ٱللَّهُ غَنِيًّا حَمِيدًا 
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan yang di bumi, dan sungguh Kami telah memerintahkan kepada orang-orang yang diberi kitab sebelum kamu dan (juga) kepada kamu; bertakwalah kepada Allah. Tetapi jika kamu kafir maka (ketahuilah), sesungguhnya apa yang di langit dan apa yang di bumi hanyalah kepunyaan Allah dan Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.
132وَلِلَّهِ مَا فِي ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِي ٱلۡأَرۡضِۚ وَكَفَىٰ بِٱللَّهِ وَكِيلًا 
Dan kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara.
133إِن يَشَأۡ يُذۡهِبۡكُمۡ أَيُّهَا ٱلنَّاسُ وَيَأۡتِ بِـَٔاخَرِينَۚ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلَىٰ ذَٰلِكَ قَدِيرًا 
Jika Allah menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu wahai manusia, dan Dia datangkan umat yang lain (sebagai penggantimu). Dan adalah Allah Maha Kuasa berbuat demikian.
An-NisaIndeks Quran
176Ayat
MadaniyahRevelation
131Ayat

Terjemah — An-Nisa 131

Surat Ayat 131/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 129–133. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu