Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- لَيُبَطِّئَنَّ (layubaththi'anna): benar-benar akan memperlambat atau menunda-nunda (tidak bersegera) untuk berangkat berperang.
- مُصِيبَةٌ (mushībah): musibah, yaitu kekalahan, terbunuh, atau tertimpa bahaya dalam peperangan.
- شَهِيدًا (syahīdan): di sini bermakna hadir atau menyaksikan langsung peristiwa tersebut, bukan makna mati syahid.
Tafsir Ayat:
Wahai kaum Muslimin, di antara kalian sungguh ada segolongan orang yang berperilaku buruk—mereka adalah orang-orang munafik dan mereka yang lemah imannya. Mereka sengaja memperlambat langkah ketika diajak berjihad di jalan Allah, bahkan mereka berusaha menghalang-halangi orang lain agar tidak ikut berperang. Mereka selalu mencari alasan untuk tidak berangkat, padahal kewajiban membela agama Allah telah diserukan.
Namun yang lebih menyedihkan lagi, ketika kalian tertimpa musibah—entah itu kekalahan, terbunuh, atau tertawan—mereka justru berkata dengan penuh kebahagiaan dan rasa bangga, "Sungguh Allah telah memberi nikmat yang besar kepadaku, karena aku tidak ikut berperang bersama mereka. Seandainya aku ikut, pasti aku juga akan tertimpa seperti yang mereka alami." Mereka menganggap ketidakikutsertaan mereka sebagai anugerah dan rahmat, padahal sejatinya itu adalah bentuk kelalaian dan kemunafikan yang sangat tercela.
Mereka tidak menyadari bahwa dengan duduk diam dari jihad, mereka telah kehilangan kemuliaan besar di sisi Allah. Mereka hanya melihat keselamatan duniawi yang semu, tanpa memikirkan kehinaan di akhirat kelak. Padahal, orang yang benar-benar beriman akan merasa sedih jika tidak bisa berjuang bersama saudara-saudaranya, dan akan berduka ketika kaum Muslimin tertimpa musibah, bukan malah bergembira.
Ayat ini mengajarkan kepada kita betapa mulianya sifat solidaritas dan kepedulian sesama Muslim. Seorang mukmin sejati selalu ingin berada di barisan terdepan untuk membela kebenaran, dan hatinya terikat erat dengan perjuangan kaumnya. Ia tidak akan pernah merasa senang melihat saudaranya menderita, dan ia tidak akan pernah mencari-cari alasan untuk lari dari kewajiban.
Marilah kita renungkan, wahai saudara seiman! Jangan sampai kita termasuk golongan yang disebut dalam ayat ini. Jadilah hamba-hamba Allah yang selalu bersemangat dalam kebaikan, yang merasa bangga bisa berkorban di jalan-Nya, dan yang selalu mendoakan serta mendukung perjuangan kaum Muslimin di mana pun berada. Karena sesungguhnya kemuliaan sejati bukanlah ketika kita selamat dari kesulitan dunia, melainkan ketika kita mampu berdiri teguh di jalan Allah dan meraih keridhaan-Nya.
📜 Ayat 70-74 — An-Nisa
Terjemah — An-Nisa 72
Surat An-Nisa Ayat 72 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan sesungguhnya di antara kamu ada orang yang sangat berlambat-lambat…Surat Ayat 72/176 — An-Nisa النساء (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nisa Dengarkan, An-Nisa Terjemah, An-Nisa mp3, An-Nisa pdf. Ayat 70–74. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








