Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- ذُقْ (Dzuq): Rasakanlah. Ini adalah perintah untuk merasakan, namun dalam konteks ini merupakan bentuk penghinaan dan siksaan.
- الْعَزِيزُ (Al-'Aziz): Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia, atau yang memiliki kekuatan dan kemuliaan di kalangan kaumnya.
- الْكَرِيمُ (Al-Karim): Yang mulia, dermawan, dan terhormat di sisi kaumnya.
Tafsir Ayat:
Ayat yang agung ini adalah bagian dari gambaran azab yang dialami oleh orang-orang yang dahulu di dunia merasa dirinya hebat, kuat, dan mulia. Kepada mereka dikatakan dengan nada menghina dan mengejek: "Rasakanlah azab ini! Sesungguhnya engkau adalah orang yang perkasa lagi mulia."
Ucapan ini bukanlah pujian, melainkan ejekan dan cemoohan yang menyayat hati. Dahulu di dunia, mereka sombong dengan kekuatan, harta, dan kedudukan mereka. Mereka merasa tidak ada yang mampu mengalahkan mereka, dan mereka memperlakukan orang lain dengan congkak. Namun di akhirat kelak, semua kebanggaan itu sirna seketika. Mereka tidak mampu menolak azab Allah walau sekejap mata, dan tidak ada seorang pun yang dapat menolong mereka.
Ini adalah teguran yang sangat pedih: "Di manakah keperkasaanmu sekarang? Di manakah kemuliaanmu yang dulu engkau banggakan?" Semua itu tidak berguna sedikit pun di hadapan kekuasaan Allah. Justru keangkuhan mereka itulah yang menjadi sebab mereka dilemparkan ke dalam azab yang menghinakan.
Hikmah dan Pelajaran:
Ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran yang sangat berharga: janganlah sekali-kali kita tertipu oleh kekuatan, harta, pangkat, atau kedudukan yang kita miliki di dunia. Semua itu adalah titipan Allah yang bisa dicabut kapan saja. Kesombongan dan keangkuhan hanya akan membawa kehancuran, baik di dunia maupun di akhirat.
Sebaliknya, Islam mengajarkan kita untuk rendah hati, karena Allah mencintai hamba-Nya yang tawadhu' (merendahkan diri). Orang yang paling mulia di sisi Allah bukanlah yang paling kaya atau paling kuat, melainkan yang paling bertakwa. Mari kita jadikan ayat ini sebagai peringatan agar kita selalu bersyukur atas nikmat Allah, tidak menyombongkan diri, dan senantiasa berbuat baik kepada sesama. Karena sesungguhnya, kemuliaan sejati hanyalah milik Allah dan diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman dan bertakwa.
📜 Ayat 47-51 — Ad-Dukhan
Terjemah — Ad-Dukhan 49
Surat Ad-Dukhan Ayat 49 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Rasakanlah, sesungguhnya kamu orang yang perkasa lagi mulia.Surat Ayat 49/59 — Ad-Dukhan الدخان (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ad-Dukhan Dengarkan, Ad-Dukhan Terjemah, Ad-Dukhan mp3, Ad-Dukhan pdf. Ayat 47–51. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








