Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- الْعِلْمُ (al-'ilmu): Pengetahuan tentang waktu datangnya azab.
- عِندَ اللَّهِ (inda Allah): Hanya di sisi Allah, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia.
- أُبَلِّغُكُم (uballighukum): Menyampaikan dengan jelas dan sempurna.
- تَجْهَلُونَ (tajhalun): Tidak mengetahui akibat buruk dari perbuatan kalian, dan bodoh dalam meminta azab yang sebenarnya akan mencelakakan mereka.
Tafsir Ayat:
Nabi Hud 'alaihissalam menjawab kaumnya yang menantang dan meminta azab agar segera diturunkan. Beliau berkata dengan tegas namun penuh hikmah: "Sesungguhnya pengetahuan tentang kapan datangnya azab itu hanyalah milik Allah semata. Aku tidak mengetahui kapan waktunya, karena hal itu termasuk perkara gaib yang tidak diungkapkan kepadaku. Tugasku hanyalah menyampaikan wahyu yang diamanahkan oleh Allah kepadaku, berupa perintah, larangan, kabar gembira, dan peringatan. Adapun urusan azab dan pembalasan, itu sepenuhnya hak Allah yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."
Kemudian beliau menegaskan: "Akan tetapi aku melihat kalian sebagai kaum yang bodoh. Kalian tergesa-gesa meminta azab tanpa berpikir panjang, seakan-akan kalian tidak tahu bahwa azab itu akan menimpa kalian sendiri dan membinasakan kalian. Kalian meninggalkan apa yang bermanfaat bagi kalian berupa iman dan ketaatan, dan justru mendatangi apa yang membawa kebinasaan bagi kalian berupa kekufuran dan penentangan terhadap rasul."
Pesan Dakwah dan Pelajaran:
Wahai saudaraku, perhatikanlah keteladanan indah dari Nabi Hud ini! Beliau menghadapi kaum yang keras kepala dengan ketenangan dan kebijaksanaan. Beliau tidak terpancing oleh ejekan mereka, tidak juga menjawab dengan kemarahan, melainkan menjelaskan batas tugasnya sebagai rasul: menyampaikan risalah, bukan menurunkan azab. Ini mengajarkan kita bahwa seorang da'i (penyeru kebaikan) hendaknya fokus pada tugasnya menyampaikan kebenaran dengan hikmah, dan menyerahkan sepenuhnya hasil serta urusan balasan kepada Allah.
Ayat ini juga mengingatkan kita akan kebodohan manusia ketika mereka menantang kebenaran dan menganggap remeh ancaman Allah. Padahal, betapa banyak kaum sebelum mereka yang menantang rasul-rasulnya, lalu azab itu datang menghancurkan mereka seketika. Maka janganlah kita menjadi orang-orang yang bodoh dengan meremehkan peringatan Allah dan mendustakan janji-Nya. Sebaliknya, marilah kita bersegera kembali kepada Allah, berpegang teguh pada wahyu-Nya, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidup kita. Sesungguhnya kebahagiaan dunia dan akhirat hanya ada pada ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.
📜 Ayat 21-25 — Al-Ahqaf
Terjemah — Al-Ahqaf 23
Surat Al-Ahqaf Ayat 23 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ia berkata: "Sesungguhnya pengetahuan (tentang itu) hanya pada sisi Allah…Surat Ayat 23/35 — Al-Ahqaf الأحقاف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahqaf Dengarkan, Al-Ahqaf Terjemah, Al-Ahqaf mp3, Al-Ahqaf pdf. Ayat 21–25. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








