Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- فَتَنَادَوْا (fa tanādau): Saling memanggil satu sama lain.
- مُصْبِحِينَ (musbihīn): Di waktu pagi hari, yaitu ketika memasuki waktu subuh.
Tafsir:
Ayat yang mulia ini menggambarkan kelanjutan kisah para pemilik kebun yang telah bersumpah untuk memetik hasil kebun mereka di pagi buta, agar orang-orang miskin tidak mengetahui dan tidak mendapatkan bagian sebagaimana kebiasaan mereka selama ini. Namun, Allah ﷻ menggagalkan rencana jahat mereka dengan mengirimkan azab yang membinasakan kebun tersebut.
Pada ayat ini, Allah ﷻ berfirman bahwa ketika pagi tiba, mereka saling memanggil satu sama lain dengan penuh semangat dan tergesa-gesa. Mereka membangunkan satu sama lain dari tidur untuk segera berangkat menuju kebun mereka, seraya berkata: "Berangkatlah pagi-pagi ke kebun kalian jika kalian benar-benar ingin memetik buahnya." Mereka bersegera dengan penuh keinginan dan ketamakan, tanpa menyadari bahwa kebun mereka telah hancur oleh siksa Allah ﷻ.
Pemandangan ini menunjukkan betapa besar usaha dan kesungguhan mereka dalam merencanakan sesuatu yang bertentangan dengan kehendak Allah ﷻ. Mereka bangun pagi, bersemangat, dan saling menyemangati untuk sebuah tujuan yang pada hakikatnya akan membawa kebinasaan bagi mereka. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: betapa pun hebatnya rencana manusia, jika Allah ﷻ tidak meridainya, maka semuanya akan sia-sia.
Pelajaran dan Hikmah:
Saudaraku yang dirahmati Allah ﷻ, kisah ini mengajarkan kita tentang pentingnya keikhlasan dan kedermawanan dalam harta. Allah ﷻ Maha Mengetahui apa yang tersembunyi di dalam hati. Jika kita berniat baik dan berbagi dengan sesama, Allah ﷻ akan melipatgandakan berkah-Nya. Sebaliknya, jika kita kikir dan berusaha menghalangi hak orang lain, maka Allah ﷻ mampu menghancurkan apa pun yang kita miliki dalam sekejap mata.
Marilah kita jadikan kisah ini sebagai cermin bagi diri kita. Janganlah kita terlalu sibuk mengumpulkan harta dunia hingga melupakan hak-hak Allah ﷻ dan hak-hak sesama. Ingatlah bahwa rezeki yang kita miliki hanyalah titipan, dan di dalamnya terdapat hak orang-orang yang membutuhkan. Dengan berbagi, hati kita menjadi tenang, harta kita menjadi berkah, dan Allah ﷻ akan menjaga apa yang kita miliki dari segala kebinasaan.
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur, gemar berbagi, dan selalu berada dalam lindungan serta keberkahan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 19-23 — Al-Qalam
Terjemah — Al-Qalam 21
Surat Al-Qalam Ayat 21 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : lalu mereka panggil memanggil di pagi hari:Surat Ayat 21/52 — Al-Qalam القلم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Qalam Dengarkan, Al-Qalam Terjemah, Al-Qalam mp3, Al-Qalam pdf. Ayat 19–23. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








