Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Żikr: Peringatan dan nasihat yang disampaikan melalui wahyu.
- Khulafā': Pengganti-pengganti; maksudnya generasi yang menggantikan kaum sebelumnya di muka bumi.
- Basṭah: Keluasan dan kelebihan; dalam konteks ini berarti kekuatan tubuh, ketampanan, dan keperkasaan yang lebih.
- Ālā': Nikmat-nikmat Allah yang banyak dan beragam.
Tafsir:
Sungguh mengherankan, wahai kaum 'Ad! Apakah kalian benar-benar merasa heran dan takjub bahwa telah datang kepada kalian sebuah peringatan dari Tuhan kalian melalui seorang laki-laki dari kalangan kalian sendiri, yang kalian kenal nasab, kejujuran, dan kepribadiannya? Beliau diutus bukan dari kalangan malaikat atau jin, melainkan dari jenis kalian sendiri agar kalian dapat memahami dan menerima ajarannya dengan mudah. Tujuannya adalah untuk memperingatkan kalian dari azab Allah dan mengajak kalian kepada kebaikan. Ini bukanlah sesuatu yang aneh, karena Allah senantiasa memilih utusan-Nya dari kalangan manusia untuk menyampaikan risalah-Nya.
Ingatlah nikmat Allah yang agung atas kalian ketika Dia menjadikan kalian sebagai pengganti kaum Nuh setelah mereka dibinasakan karena kekufuran dan keingkaran mereka. Allah memberikan kalian kekuatan fisik yang luar biasa, tubuh yang besar dan tegap, serta keperkasaan yang tidak dimiliki oleh kaum-kaum sebelumnya. Bukankah ini semua adalah bukti kasih sayang Allah kepada kalian? Maka dari itu, hendaknya kalian senantiasa mengingat dan mensyukuri nikmat-nikmat Allah yang tiada terhitung jumlahnya. Janganlah kalian gunakan kekuatan dan kelebihan yang diberikan itu untuk bermaksiat, tetapi gunakanlah untuk taat dan beribadah kepada-Nya. Dengan demikian, kalian akan memperoleh keberuntungan yang hakiki, baik di dunia maupun di akhirat.
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Allah selalu memberikan kesempatan dan nikmat kepada hamba-Nya. Dia tidak pernah terburu-buru dalam menghukum, melainkan memberi peringatan dan peluang untuk bertobat. Janganlah kita menjadi seperti kaum 'Ad yang sombong dengan kekuatan fisiknya, hingga akhirnya mereka binasa. Mari kita jadikan setiap nikmat yang kita terima sebagai sarana untuk semakin dekat kepada Allah, bukan untuk berbuat zalim dan angkuh. Ingatlah bahwa keberuntungan sejati bukan terletak pada kekuatan tubuh atau harta, melainkan pada ketakwaan dan ketaatan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Semoga kita semua termasuk hamba-hamba-Nya yang bersyukur dan beruntung.
📜 Ayat 67-71 — Al-A'raf
Terjemah — Al-A'raf 69
Surat Al-A'raf Ayat 69 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Apakah kamu (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepadamu peringatan…Surat Ayat 69/206 — Al-A'raf الأعراف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-A'raf Dengarkan, Al-A'raf Terjemah, Al-A'raf mp3, Al-A'raf pdf. Ayat 67–71. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








