Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَصَاحِبَتِهِ : istrinya (pasangan hidupnya).
- وَأَخِيهِ : saudara kandungnya (saudara laki-laki sekandung atau seayah).
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala menggambarkan betapa dahsyatnya hari kiamat dan betapa besarnya penyesalan serta ketakutan orang-orang kafir pada hari itu. Mereka saling melihat dan mengenal satu sama lain, namun tidak ada seorang pun yang mampu memberikan pertolongan kepada yang lain, meskipun mereka adalah keluarga terdekat sekalipun.
Pada hari itu, orang kafir yang tenggelam dalam ketakutan yang amat sangat akan berkeinginan untuk menebus dirinya dari azab Allah dengan segala sesuatu yang paling berharga baginya. Ia rela mengorbankan anak-anaknya yang selama ini menjadi buah hatinya, istrinya yang setia mendampinginya, saudara laki-lakinya yang merupakan tulang punggung keluarganya, serta seluruh kerabat dan kaumnya yang selama ini menjadi tempatnya berlindung dan merasa aman. Bahkan ia rela menebus dirinya dengan seluruh manusia yang ada di muka bumi ini, asalkan ia dapat terlepas dari siksa yang mengerikan itu.
Namun sungguh, semua tebusan itu tidak akan diterima dan tidak akan mampu menyelamatkannya dari azab Allah yang telah pasti terjadi. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya hari itu dan betapa sia-sianya segala sesuatu yang dahulu mereka banggakan di dunia.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini memberikan pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Betapa banyak di antara manusia yang begitu mencintai keluarga, harta, dan kerabatnya, namun pada hari kiamat nanti semua itu justru akan ia tinggalkan dan rela ia korbankan demi menyelamatkan dirinya sendiri. Ini menunjukkan bahwa tidak ada yang lebih berharga daripada keselamatan dari azab Allah.
Oleh karena itu, marilah kita jadikan kehidupan dunia ini sebagai ladang amal untuk meraih kebahagiaan akhirat. Janganlah kita tertipu oleh gemerlapnya dunia dan kecintaan yang berlebihan kepada keluarga dan harta, sehingga melupakan kewajiban kita kepada Allah. Ingatlah bahwa keluarga, harta, dan kerabat hanyalah titipan yang suatu saat akan kita tinggalkan.
Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala senantiasa memberikan kita hidayah dan kekuatan untuk senantiasa taat kepada-Nya, serta menjauhkan kita dari siksa yang pedih di hari kiamat. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 10-14 — Al-Ma'arij
Terjemah — Al-Ma'arij 12
Surat Al-Ma'arij Ayat 12 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan isterinya dan saudaranya,Surat Ayat 12/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 10–14. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








