Al-Ma'arij · 36/44
Terjemah Transliterasi — Al-Ma'arij
فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ ۝٣٦
Famaa lil lazeena kafaroo qibalaka muhti`een
📖 Arti Bahasa Indonesia
Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata-Kata:

  • Māli (فمالِ): Apa yang terjadi / apa penyebabnya.
  • Qibalaka (قِبَلَكَ): Di hadapanmu / di dekatmu.
  • Muhthi'īn (مُهْطِعِينَ): Orang-orang yang bergegas cepat dengan pandangan tertuju ke depan dan leher menjulur, tidak berpaling ke kanan atau ke kiri.

Tafsir Ayat:

Wahai Nabi Muhammad ﷺ, apa gerangan yang menyebabkan orang-orang kafir itu bergegas menujumu dengan cepat, leher mereka menjulur dan pandangan mata mereka tertuju penuh kepadamu? Mereka datang mengerumunimu dari kanan dan kiri, berkelompok-kelompok dalam keadaan heran dan memperbincangkanmu. Mereka datang bukan untuk beriman, melainkan untuk mendustakan dan memperolok-olokkan.

Mereka berkata dengan penuh keheranan: "Bagaimana mungkin orang ini mengaku sebagai nabi? Bagaimana mungkin ia mengaku akan dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan?" Sungguh, mereka telah tertipu oleh keangkuhan dan keingkaran mereka sendiri. Apakah setiap orang dari mereka berangan-angan untuk dimasukkan ke dalam surga yang penuh kenikmatan itu? Tidak! Sekali-kali tidak! Mereka tidak akan pernah memasukinya selama mereka dalam kekafiran.

Padahal Allah-lah yang menciptakan mereka dari setetes air mani yang hina (nutfah) sebagaimana manusia lainnya. Mereka tidak memiliki keistimewaan apa pun yang membuat mereka layak masuk surga. Mereka diciptakan dari asal yang sama, namun mereka memilih jalan kekafiran dan penolakan terhadap kebenaran. Maka dari manakah mereka layak mendapatkan kemuliaan masuk ke dalam surga kenikmatan yang abadi?!


Renungan dan Pelajaran:

Saudaraku, ayat ini mengajarkan kita sebuah pelajaran berharga: bahwa keangkuhan dan keingkaran tidak akan pernah mengantarkan seseorang kepada kemuliaan. Orang-orang kafir itu datang dengan tergesa-gesa, penuh rasa heran dan olok-olok, namun mereka lupa bahwa mereka hanyalah makhluk yang diciptakan dari air yang hina. Kemuliaan sejati bukanlah pada kedudukan atau harta, melainkan pada keimanan dan ketakwaan.

Betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk merendahkan hati di hadapan Allah. Janganlah kita menjadi seperti mereka yang sibuk memperbincangkan kebenaran tanpa mau menerimanya. Mari kita renungkan: Allah menciptakan kita dari asal yang sama, namun Dia memberikan kehormatan besar kepada siapa saja yang mau beriman dan beramal saleh. Pintu surga terbuka lebar bagi hamba-hamba-Nya yang bertakwa, bukan bagi mereka yang sombong dan ingkar.

Jadilah hamba yang bersyukur, yang menerima kebenaran dengan lapang dada, dan yang berlomba-lomba dalam kebaikan. Karena sesungguhnya, kebahagiaan hakiki bukanlah pada apa yang kita kejar dengan tergesa-gesa di dunia ini, melainkan pada ridha Allah dan kemuliaan di akhirat kelak.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 34-38 — Al-Ma'arij

34وَالَّذِينَ هُمْ عَلَىٰ صَلَاتِهِمْ يُحَافِظُونَ
Dan orang-orang yang memelihara shalatnya.
35أُولَٰئِكَ فِي جَنَّاتٍ مُّكْرَمُونَ
Mereka itu (kekal) di surga lagi dimuliakan.
36فَمَالِ الَّذِينَ كَفَرُوا قِبَلَكَ مُهْطِعِينَ
Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,
37عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ عِزِينَ
dari kanan dan dari kiri dengan berkelompok-kelompok.
38أَيَطْمَعُ كُلُّ امْرِئٍ مِّنْهُمْ أَن يُدْخَلَ جَنَّةَ نَعِيمٍ
Adakah setiap orang dari orang-orang kafir itu ingin masuk ke dalam surga yang penuh kenikmatan?,
Al-Ma'arijIndeks Quran
44Ayat
MakkiyahRevelation
36Ayat

Terjemah — Al-Ma'arij 36

Surat Al-Ma'arij Ayat 36 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mengapakah orang-orang kafir itu bersegera datang ke arahmu,

Surat Ayat 36/44 — Al-Ma'arij المعارج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ma'arij Dengarkan, Al-Ma'arij Terjemah, Al-Ma'arij mp3, Al-Ma'arij pdf. Ayat 34–38. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu