Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- فَعَّالٌ (Fa''āl): Maha Melakukan, Maha Mengabulkan, atau Maha Menetapkan. Kata ini menunjukkan kesempurnaan dalam berbuat dan tidak ada satu pun yang menghalangi-Nya.
- لِمَا يُرِيدُ (Limā yurīd): Terhadap apa yang Dia kehendaki, tanpa ada yang dapat menghalangi atau menolak.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala menegaskan dalam ayat yang mulia ini bahwa Dia adalah *Fa''ālun limā yurīd* — Maha Melakukan apa yang Dia kehendaki. Tidak ada satu pun makhluk di langit maupun di bumi yang mampu menghalangi kehendak-Nya. Apa yang Allah inginkan pasti terjadi, dan apa yang tidak Dia inginkan tidak akan pernah ada.
Ayat ini datang setelah penyebutan sifat-sifat Allah yang agung, seperti *Al-Ghafūr* (Maha Pengampun) dan *Al-Wadūd* (Maha Mencintai). Ini menunjukkan bahwa kehendak Allah selalu dibangun di atas hikmah, kasih sayang, dan keadilan. Jika Dia menghendaki untuk mengampuni dosa hamba-Nya yang bertaubat, maka tidak ada yang dapat menghalangi ampunan itu. Jika Dia menghendaki untuk menghukum orang-orang yang zalim, maka tidak ada satu pun yang dapat menyelamatkan mereka dari azab-Nya.
Allah tidak memiliki sekutu dalam kehendak-Nya, tidak ada pemberi syafaat yang dapat memaksa-Nya, dan tidak ada kekuatan yang dapat menolak keputusan-Nya. Dia bebas bertindak sesuai dengan kebijaksanaan-Nya yang sempurna, tanpa ada yang memerintah-Nya atau melarang-Nya. Inilah puncak kekuasaan mutlak yang hanya dimiliki oleh Allah, Tuhan semesta alam.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang kebesaran dan kekuasaan Allah yang tidak terbatas. Ketika kita menyadari bahwa Allah Maha Melakukan apa yang Dia kehendaki, maka hati kita akan dipenuhi ketenangan. Tidak ada yang perlu kita takuti selain Allah, dan tidak ada yang perlu kita harapkan selain rahmat-Nya.
Jika Allah menghendaki kebaikan untukmu, maka tidak ada satu pun kekuatan di dunia ini yang dapat menghalanginya. Maka perbanyaklah doa dan taubat, karena Allah Maha Pengampun lagi Maha Mencintai hamba-hamba-Nya yang kembali kepada-Nya. Jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah, karena kehendak-Nya selalu mengandung kebaikan bagi hamba-Nya yang bertawakal.
Marilah kita renungkan: jika Allah mampu melakukan segala yang Dia kehendaki, maka mengapa kita masih ragu untuk berserah diri kepada-Nya? Mengapa kita masih merasa khawatir terhadap rezeki, masa depan, atau ujian hidup? Sungguh, Allah yang Maha Melakukan segala kehendak-Nya pasti akan mencukupi hamba-Nya yang beriman dan bertawakal kepada-Nya.
Semoga kita termasuk hamba-hamba yang senantiasa berserah diri, yakin akan kekuasaan Allah, dan istiqamah dalam ketaatan kepada-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 14-18 — Al-Buruj
Terjemah — Al-Buruj 16
Surat Al-Buruj Ayat 16 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Maha Kuasa berbuat apa yang dikehendaki-Nya.Surat Ayat 16/22 — Al-Buruj البروج (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Buruj Dengarkan, Al-Buruj Terjemah, Al-Buruj mp3, Al-Buruj pdf. Ayat 14–18. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








