Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Aṡumma: Apakah kemudian.
- Idzā mā waqa'a: Apabila telah terjadi (azab).
- Āmantum bihī: Kamu beriman kepadanya (kepada Allah atau azab-Nya).
- Āl-āna: Sekarang ini (kamu baru beriman?).
- Tasta'jilūn: Kamu meminta agar disegerakan (azab) dengan sikap mengejek dan mendustakan.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ mencela orang-orang musyrik yang selalu menantang dan meminta agar azab yang diancamkan segera turun kepada mereka, sebagai bentuk ejekan dan pendustaan. Namun ketika azab itu benar-benar datang dan mereka menyaksikannya dengan mata kepala sendiri, barulah mereka beriman. Pada saat itu, iman mereka sama sekali tidak bermanfaat, karena iman yang diterima hanyalah iman yang lahir sebelum datangnya azab, bukan setelahnya.
Allah ﷻ berfirman: *"Apakah setelah azab itu benar-benar terjadi, barulah kamu beriman? Sekarang? Padahal dahulu kamu selalu meminta agar azab itu disegerakan?"* Ini adalah teguran yang sangat pedas dan celaan yang amat keras. Mereka dahulu berkata dengan nada mengejek: *"Wahai Muhammad, datangkanlah azab yang engkau ancamkan itu jika benar engkau seorang rasul!"* Namun ketika azab itu datang, mereka berteriak ketakutan dan beriman, tetapi iman yang terlambat itu tidak lagi diterima.
Bayangkanlah, wahai saudaraku, betapa hinanya keadaan mereka saat itu. Mereka yang dahulu sombong dan mengejek, kini berteriak memohon pertolongan, tetapi pintu taubat telah tertutup. Inilah akibat dari mempermainkan ayat-ayat Allah dan menganggap remeh peringatan-Nya.
Pelajaran dan Nasihat:
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, janganlah kita menjadi seperti mereka yang baru beriman ketika azab telah turun. Iman yang lahir dari keterpaksaan tidak akan bernilai di sisi Allah. Manfaatkanlah waktu yang Allah berikan sekarang ini, di saat pintu taubat masih terbuka lebar. Jangan menunda-nunda taubat, karena kita tidak pernah tahu kapan ajal menjemput atau kapan azab Allah datang.
Allah ﷻ Maha Penyayang dan Maha Pengampun. Dia membuka pintu taubat bagi siapa saja yang mau kembali kepada-Nya sebelum datangnya kematian atau sebelum terbit matahari dari barat. Maka bersegeralah beriman dan beramal saleh, karena kesempatan yang ada hari ini belum tentu kita miliki esok hari. Sungguh beruntung orang yang menjadikan Al-Qur'an sebagai petunjuk hidupnya, dan celakalah orang yang menjadikannya bahan ejekan dan olok-olokan.
Semoga Allah ﷻ menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang beriman dengan sebenar-benarnya iman, dan meninggal dunia dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.
📜 Ayat 49-53 — Yunus
Terjemah — Yunus 51
Surat Yunus Ayat 51 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Kemudian apakah setelah terjadinya (azab itu), kemudian itu kamu baru…Surat Ayat 51/109 — Yunus يونس (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Yunus Dengarkan, Yunus Terjemah, Yunus mp3, Yunus pdf. Ayat 49–53. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








