Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يَبْسُطُ: Meluaskan atau melapangkan.
- وَيَقْدِرُ: Menyempitkan atau membatasi.
- فَرِحُوا: Mereka bergembira dengan rasa bangga dan sombong, bukan gembira karena bersyukur.
- مَتَاعٌ: Sesuatu yang sedikit dan sementara, yang dinikmati sekilas lalu lenyap.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan kebijaksanaan-Nya yang sempurna meluaskan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya, dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki. Ini semua terjadi atas kehendak dan takdir Allah semata. Luas atau sempitnya rezeki bukanlah tanda bahwa seseorang dicintai atau dibenci Allah, karena Allah memberi harta kepada orang kafir sebagai istidraj (penangguhan yang membinasakan), dan menyempitkan rezeki orang mukmin untuk menguji kesabaran dan meninggikan derajatnya. Maka segala sesuatu berada di tangan Allah, dan Dia Maha Bijaksana dalam mengatur urusan hamba-Nya.
Setelah itu, Allah mencela sikap orang-orang kafir yang bergembira dengan kehidupan dunia. Mereka merasa bangga dan tenang dengan kemewahan dunia yang mereka miliki, namun kegembiraan mereka adalah kegembiraan kesombongan dan kelalaian, bukan kegembiraan syukur atas nikmat Allah. Mereka lupa bahwa kehidupan dunia ini dibandingkan dengan kehidupan akhirat hanyalah kesenangan yang sangat sedikit dan cepat berlalu. Ia seperti bekal seorang musafir yang singgah sejenak di bawah naungan pohon, lalu pergi meninggalkannya. Sedangkan kehidupan akhirat adalah kehidupan yang kekal dan abadi, yang di dalamnya terdapat kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan oleh mata, tidak pernah terdengar oleh telinga, dan tidak pernah terlintas dalam hati manusia.
Wahai saudaraku yang dirahmati Allah, janganlah engkau tertipu oleh gemerlapnya dunia yang sementara ini. Jadikanlah dunia sebagai ladang untuk menuai bekal akhiratmu. Sesungguhnya orang yang beruntung adalah yang menjadikan dunia di tangannya, bukan di hatinya. Ia menikmati apa yang halal dengan rasa syukur, dan menjauhi yang haram dengan ketakwaan. Ingatlah bahwa akhirat adalah tempat tinggal yang kekal, sedangkan dunia hanyalah persinggahan yang akan ditinggalkan. Maka berbahagialah dengan ketaatan kepada Allah, niscaya engkau akan meraih kebahagiaan yang hakiki di dunia dan akhirat.
📜 Ayat 24-28 — Ar-Ra'd
Terjemah — Ar-Ra'd 26
Surat Ar-Ra'd Ayat 26 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah meluaskan rezeki dan menyempitkannya bagi siapa yang Dia kehendaki.…Surat Ayat 26/43 — Ar-Ra'd الرعد (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Ra'd Dengarkan, Ar-Ra'd Terjemah, Ar-Ra'd mp3, Ar-Ra'd pdf. Ayat 24–28. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








