Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- شُرَكَاءَهُمْ: sembahan-sembahan mereka yang dipersekutukan dengan Allah, seperti berhala dan patung.
- نَدْعُو مِن دُونِكَ: kami menyembah dan beribadah kepada selain Engkau.
- فَأَلْقَوْا إِلَيْهِمُ الْقَوْلَ: maka sembahan-sembahan itu menjawab dan berkata kepada mereka.
Tafsir Ayat:
Bayangkanlah hari kiamat tiba, saat seluruh manusia dikumpulkan di hadapan Rabb semesta alam. Ketika orang-orang musyrik yang selama ini mempersekutukan Allah melihat sembahan-sembahan mereka—berhala, patung, atau apa pun yang mereka agungkan dan sembah di dunia—mereka berkata dengan penuh harap, "Ya Rabb kami, inilah sembahan-sembahan kami yang dahulu kami sembah dan kami seru selain Engkau." Mereka berharap sembahan-sembahan itu ikut menanggung dosa dan kesalahan mereka.
Akan tetapi, betapa terkejutnya mereka! Allah Yang Maha Kuasa memberikan kemampuan berbicara kepada sembahan-sembahan itu, lalu mereka menjawab dengan tegas, "Sesungguhnya kalian benar-benar pendusta!" Mereka berkata demikian karena sembahan-sembahan itu tidak pernah memerintahkan manusia untuk menyembah mereka, tidak pernah mengaku sebagai tuhan, dan tidak pernah pula meridhai perbuatan syirik tersebut. Justru merekalah yang memilih untuk menyembah selain Allah dengan kehendak dan kebodohan mereka sendiri.
Ayat ini menunjukkan keadilan Allah yang sempurna. Tidak ada seorang pun yang akan dizalimi pada hari kiamat. Setiap jiwa akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sendiri. Orang-orang musyrik tidak bisa melemparkan kesalahan mereka kepada berhala-berhala yang mereka sembah, karena berhala-berhala itu hanyalah benda mati yang tidak berdaya.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, betapa indahnya Islam yang mengajarkan kita untuk beribadah hanya kepada Allah Yang Maha Esa, yang menciptakan langit dan bumi, yang memberi rezeki dan kehidupan. Janganlah kita sia-siakan hidup ini dengan menyekutukan Allah dalam bentuk apa pun—baik berupa kesyirikan yang nyata seperti menyembah berhala, maupun kesyirikan tersembunyi seperti riya' dalam beramal, atau terlalu bergantung kepada makhluk melebihi ketergantungan kepada Allah.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai peringatan berharga agar kita senantiasa memurnikan tauhid kita, memperbaiki niat, dan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan ibadah dan permohonan. Karena pada hari kiamat nanti, tidak ada yang dapat menolong kita selain amal saleh dan rahmat Allah semata. Sungguh, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya dengan ikhlas.
📜 Ayat 84-88 — An-Nahl
Terjemah — An-Nahl 86
Surat An-Nahl Ayat 86 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan apabila orang-orang yang mempersekutukan (Allah) melihat sekutu-sekutu mereka, mereka…Surat Ayat 86/128 — An-Nahl النحل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Nahl Dengarkan, An-Nahl Terjemah, An-Nahl mp3, An-Nahl pdf. Ayat 84–88. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








