Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- سُنَّةَ (Sunnah): Ketetapan, hukum, atau kebiasaan yang telah ditetapkan Allah.
- تَحْوِيلًا (Tahwīlan): Perubahan, pergantian, atau pemindahan dari ketentuan yang telah ditetapkan.
Tafsir Ayat:
Ayat yang mulia ini merupakan ketegasan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada Nabi-Nya, Muhammad ﷺ, sekaligus menjadi pelajaran bagi seluruh umat manusia. Allah menjelaskan bahwa telah menjadi ketetapan-Nya yang pasti dan tidak pernah berubah sejak dahulu kala: apabila suatu kaum mengusir, menolak, atau bahkan membunuh rasul yang diutus kepada mereka, maka azab dan kebinasaan akan menimpa mereka. Ini adalah sunnatullah (hukum Allah) yang berlaku bagi para rasul sebelum Nabi Muhammad ﷺ.
Perhatikanlah sejarah para nabi terdahulu. Kaum Nuh, 'Ad, Tsamud, dan kaum-kaum lainnya yang mendustakan dan menyakiti para rasul mereka—mereka semua telah dibinasakan oleh Allah dengan azab yang pedih. Tidak ada satu pun yang selamat dari ketetapan ini. Ini menunjukkan bahwa Allah Maha Kuasa lagi Maha Menjaga para kekasih-Nya. Barangsiapa yang berani mengusir atau menyakiti utusan Allah, maka ia telah menantang Allah sendiri, dan akibatnya pasti sangat dahsyat.
Kemudian Allah menegaskan dengan firman-Nya: "Dan kamu tidak akan mendapati bagi sunnah Kami suatu perubahan." Ini adalah jaminan dari Allah bahwa ketetapan-Nya bersifat mutlak, pasti, dan tidak dapat diubah, diganti, atau dihindari oleh siapa pun. Tidak ada kekuatan di bumi ini yang mampu menghalangi atau mengubah ketetapan Allah. Ini juga merupakan penghibur bagi Nabi ﷺ dan kaum mukminin, bahwa pertolongan Allah pasti datang, dan kehancuran bagi orang-orang yang menentang risalah-Nya adalah suatu kepastian.
Hikmah dan Pelajaran untuk Kita:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita tentang keagungan dan kekuasaan Allah yang tidak terkalahkan. Allah selalu membela para kekasih-Nya dan menghancurkan musuh-musuh-Nya. Ini menjadi kabar gembira bagi kita bahwa apabila kita berpegang teguh pada agama Allah dan berjuang di jalan-Nya, maka Allah tidak akan pernah membiarkan kita sendirian. Pertolongan Allah pasti datang, meskipun terkadang tertunda.
Namun, di sisi lain, ayat ini juga menjadi peringatan keras bagi kita agar tidak termasuk golongan yang menolak kebenaran atau menyakiti para pembawa risalah-Nya. Betapa banyak kaum yang telah binasa karena kesombongan dan keangkuhan mereka. Semoga kita semua dijauhkan dari sifat-sifat tercela tersebut.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat iman dan keyakinan kita bahwa janji Allah itu benar. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu mengubah ketetapan-Nya. Maka, berpegangteguhlah pada Al-Qur'an dan Sunnah, niscaya kita akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat. Semoga Allah senantiasa menetapkan hati kita di atas agama-Nya yang lurus. Aamiin.
📜 Ayat 75-79 — Al-Isra
Terjemah — Al-Isra 77
Surat Ayat 77/111 — Al-Isra الإسراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Isra Dengarkan, Al-Isra Terjemah, Al-Isra mp3, Al-Isra pdf. Ayat 75–79. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








