Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- مَنْ ظَلَمَ (man zhalam): Orang yang berbuat zalim, yaitu orang yang berlaku aniaya dengan berbuat syirik dan kufur kepada Allah setelah diseru kepada kebenaran.
- نُعَذِّبُهُ (nu'adzdzibuhu): Kami akan menyiksanya, yaitu hukuman di dunia berupa pembunuhan atau hukuman berat lainnya.
- عَذَابًا نُّكْرًا ('adzāban nukrā): Siksa yang sangat dahsyat, mengerikan, dan tidak pernah terbayangkan sebelumnya, yang membuat orang yang merasakannya terkejut dan ketakutan.
Tafsir Ayat:
Dalam ayat yang mulia ini, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengabadikan jawaban tegas dari Dzul Qarnain, seorang raja yang shalih lagi berkuasa, ketika ia ditanya tentang cara memperlakukan orang-orang yang berbuat zalim. Beliau berkata: "Adapun orang yang berbuat zalim dengan mengingkari Rabbnya dan terus-menerus berada dalam kesyirikan setelah kami seru kepada keimanan, maka kami akan menyiksanya di dunia sebagai balasan atas kezalimannya, berupa hukuman yang setimpal hingga ia tidak lagi mampu berbuat kerusakan. Kemudian setelah kematiannya, ia akan dikembalikan kepada Rabbnya pada hari kiamat, dan Allah akan menyiksanya dengan siksa yang sangat dahsyat dan tidak pernah terbayangkan, yaitu siksa neraka yang kekal."
Ayat ini menunjukkan keadilan yang sempurna dari Allah dan juga keadilan dari hamba-Nya yang shalih. Dzul Qarnain menegakkan hukum dengan tegas tanpa pandang bulu, namun tetap membedakan antara orang yang zalim dan orang yang beriman. Ini adalah pelajaran berharga bagi para pemimpin dan penguasa: bahwa keadilan harus ditegakkan, tetapi kasih sayang dan kelembutan juga harus diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, perhatikanlah betapa tegasnya sikap Dzul Qarnain terhadap kezaliman! Beliau tidak ragu memberikan hukuman di dunia bagi siapa saja yang berbuat zalim, karena kezaliman adalah sumber kehancuran. Namun di balik ketegasan itu, ada kabar gembira bagi orang-orang yang beriman dan berbuat baik, sebagaimana akan dijelaskan pada ayat berikutnya.
Renungkanlah: jika seorang raja yang shalih saja sangat tegas terhadap kezaliman, maka bagaimana lagi dengan Allah Yang Maha Adil? Setiap perbuatan zalim akan dibalas, baik di dunia maupun di akhirat. Maka jauhilah segala bentuk kezaliman, terutama kezaliman terbesar yaitu syirik dan kufur kepada Allah. Sebaliknya, raihlah kebahagiaan dengan beriman dan beramal shalih, karena Allah Maha Pengasih kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Semoga kita termasuk orang-orang yang mendapatkan rahmat dan kasih sayang-Nya di dunia dan akhirat. Aamiin.
📜 Ayat 85-89 — Al-Kahf
Terjemah — Al-Kahf 87
Surat Al-Kahf Ayat 87 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Berkata Dzulkarnain: "Adapun orang yang aniaya, maka kami kelak akan…Surat Ayat 87/110 — Al-Kahf الكهف (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Kahf Dengarkan, Al-Kahf Terjemah, Al-Kahf mp3, Al-Kahf pdf. Ayat 85–89. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








