Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- بِالْحَقِّ = dengan kebenaran yang sungguh-sungguh dan nyata.
- اللَّاعِبِينَ = orang-orang yang bermain-main, bercanda, atau bersenda gurau tanpa kesungguhan.
Tafsir:
Ketika Nabi Ibrahim 'alaihissalam berdiri di hadapan kaumnya dengan penuh keberanian dan kelembutan, beliau menyampaikan dakwah tauhid yang jelas: bahwa berhala-berhala yang mereka sembah itu tidak mampu memberi manfaat maupun mudharat, tidak dapat mendengar, melihat, atau menolong siapa pun. Beliau mengajak mereka untuk merenungkan kebatilan penyembahan tersebut dengan akal yang sehat.
Maka kaumnya pun bertanya dengan nada heran dan sedikit mengejek: "Apakah engkau datang kepada kami dengan membawa kebenaran yang sungguh-sungguh, ataukah engkau hanya bermain-main dan bersenda gurau dengan kami?" Mereka tidak dapat membedakan antara seruan yang serius dan candaan, karena hati mereka telah tertutup oleh kesombongan dan keangkuhan terhadap kebenaran.
Mereka mengira bahwa ajakan untuk meninggalkan sesembahan nenek moyang adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk akal. Padahal, dakwah Nabi Ibrahim adalah dakwah yang penuh kejujuran, keikhlasan, dan kesungguhan. Beliau tidak bermain-main, tidak bercanda, dan tidak berbicara tanpa dasar. Justru merekalah yang hidup dalam permainan dan kelalaian dengan menyembah batu-batu yang tidak berdaya.
Ayat ini mengajarkan kepada kita bahwa para nabi dan rasul 'alaihimussalam selalu menyampaikan risalah dengan penuh kesungguhan dan kejujuran. Mereka tidak pernah bermain-main dalam urusan dakwah, karena mereka menyadari betapa besarnya tanggung jawab yang dipikul di pundak mereka. Inilah teladan bagi kita: hendaknya setiap muslim bersungguh-sungguh dalam menyampaikan kebaikan dan kebenaran, tidak bercanda dalam urusan agama, dan selalu menghadirkan keikhlasan dalam setiap langkah dakwah.
Wahai saudaraku, renungkanlah! Betapa agungnya keteguhan Nabi Ibrahim dalam menghadapi pertanyaan yang penuh ejekan ini. Beliau tidak goyah, tidak gentar, dan tidak ragu. Beliau menjawab dengan jawaban yang tegas dan penuh hikmah. Inilah pelajaran berharga bagi kita: ketika menghadapi ejekan dan cemoohan dalam memperjuangkan kebenaran, tetaplah teguh dan yakin, karena Allah bersama orang-orang yang bersabar dan berjuang di jalan-Nya.
📜 Ayat 53-57 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 55
Surat Al-Anbiya Ayat 55 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Mereka menjawab: "Apakah kamu datang kepada kami dengan sungguh-sungguh ataukah…Surat Ayat 55/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 53–57. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








