Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Fatharahunna: Menciptakan mereka (langit dan bumi) dengan penciptaan yang sempurna, tanpa contoh sebelumnya.
- Asy-Syahidin: Orang-orang yang menyaksikan dan bersaksi dengan yakin atas kebenaran sesuatu.
Tafsir Ayat:
Nabi Ibrahim 'alaihis salam menjawab dengan tegas dan penuh keyakinan, "Bukan sebagaimana yang kalian sangka, wahai kaumku! Tuhanku yang aku seru kalian untuk menyembah-Nya bukanlah berhala-berhala yang kalian pertuhankan itu. Dia adalah Tuhan seluruh alam semesta, Tuhan yang menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya dengan penciptaan yang sempurna dan tanpa contoh sebelumnya. Dia-lah yang mengatur, menghidupkan, dan mematikan seluruh makhluk."
Ibrahim 'alaihis salam kemudian menegaskan bahwa dirinya termasuk orang-orang yang bersaksi atas kebenaran tauhid ini. Ia menyaksikan dengan mata hati dan akal yang jernih bahwa hanya Allah yang layak disembah, karena Dia-lah Sang Pencipta, sedangkan berhala-berhala itu hanyalah makhluk yang tidak mampu menciptakan apa pun.
Perhatikanlah keindahan dakwah Nabi Ibrahim ini! Ia tidak berdebat dengan cara yang kasar, tetapi dengan hujjah yang kuat dan penuh hikmah. Ia mengajak kaumnya untuk berpikir: bagaimana mungkin makhluk yang diciptakan disembah, sementara Sang Pencipta yang Maha Agung justru diingkari? Ini adalah pertanyaan yang menggugah akal sehat setiap manusia.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, kisah Nabi Ibrahim ini mengajarkan kita tentang keberanian dalam menyampaikan kebenaran. Meskipun ia berada di tengah kaum yang menyembah berhala, ia tidak gentar untuk menyatakan tauhid dengan lantang. Ia bersaksi dengan penuh keyakinan bahwa Allah adalah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah.
Marilah kita teladani sikap Nabi Ibrahim ini dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus berani mengatakan yang benar meskipun lingkungan sekitar kita berbeda. Kita harus yakin bahwa Allah adalah Pencipta langit dan bumi, dan hanya kepada-Nya kita memanjatkan doa dan ibadah. Dengan bertauhid, hati kita akan tenang, hidup kita akan terarah, dan kita akan mendapatkan kebahagiaan di dunia maupun di akhirat.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang bersaksi atas kebenaran tauhid dan istiqamah di atas jalan-Nya, sebagaimana Nabi Ibrahim 'alaihis salam. Aamiin.
📜 Ayat 54-58 — Al-Anbiya
Terjemah — Al-Anbiya 56
Surat Al-Anbiya Ayat 56 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Ibrahim berkata: "Sebenarnya Tuhan kamu ialah Tuhan langit dan bumi…Surat Ayat 56/112 — Al-Anbiya الأنبياء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Anbiya Dengarkan, Al-Anbiya Terjemah, Al-Anbiya mp3, Al-Anbiya pdf. Ayat 54–58. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








