Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- لَبِثْتُمْ (labitstum): Kalian tinggal atau berdiam.
- إِلَّا قَلِيلًا (illa qalilan): Hanya sebentar, waktu yang sangat singkat.
- لَوْ أَنَّكُمْ كُنتُمْ تَعْلَمُونَ (lau annakum kuntum ta'lamun): Seandainya kalian mengetahui.
Tafsir Ayat:
Allah ﷻ berfirman menjawab perkataan para penghuni neraka yang mengira mereka telah lama tinggal di dunia dan lalai akan kebenaran. Allah berfirman kepada mereka: "Kalian tidak tinggal di dunia melainkan hanya sebentar saja." Betapa singkatnya usia dunia itu jika dibandingkan dengan kekekalan akhirat. Masa hidup di dunia yang hanya puluhan tahun itu — atau bahkan kurang dari itu — adalah waktu yang sangat pendek, terlebih lagi jika dibandingkan dengan siksaan kekal yang mereka alami sekarang.
Seandainya mereka mengetahui hakikat ini dengan ilmu yang benar, niscaya mereka akan memanfaatkan setiap detik kehidupannya di dunia untuk taat kepada Allah, bersabar dalam menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Karena sesungguhnya masa yang singkat itu sangat mudah untuk diisi dengan ketaatan, dan buahnya adalah kebahagiaan abadi di surga. Namun karena mereka tidak memiliki ilmu yang bermanfaat, mereka menyia-nyiakan waktu yang singkat itu dalam kelalaian dan kemaksiatan, sehingga kini mereka menuai penyesalan yang tiada berkesudahan.
Renungan dan Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Hidup di dunia ini hanyalah persinggahan sesaat, seperti seorang musafir yang berteduh di bawah pohon lalu melanjutkan perjalanannya. Maka janganlah kita tertipu oleh gemerlap dunia yang fana ini, dan janganlah kita lalai sehingga menjadikan dunia sebagai tujuan utama.
Ingatlah bahwa waktu adalah modal paling berharga yang Allah berikan kepada kita. Setiap detik yang berlalu tidak akan pernah kembali. Maka isilah waktu-waktu kita dengan hal-hal yang bermanfaat: shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, berdzikir, berbuat baik kepada sesama, dan menuntut ilmu yang bermanfaat. Karena sesungguhnya orang yang beruntung adalah mereka yang menjadikan dunianya sebagai ladang akhirat, bukan mereka yang menjadikan dunianya sebagai penjara yang melalaikan dari tujuan penciptaan.
Allah ﷻ tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Dia memberi kita umur yang cukup untuk beribadah kepada-Nya, dan Dia menjanjikan surga yang luasnya seluas langit dan bumi bagi siapa saja yang beriman dan bertakwa. Maka marilah kita jadikan setiap hari sebagai kesempatan emas untuk mendekatkan diri kepada Allah, agar kelak kita termasuk golongan yang beruntung dan tidak menyesal di hari kiamat. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk istiqamah di jalan-Nya. Aamiin.
📜 Ayat 112-116 — Al-Mu'minun
Terjemah — Al-Mu'minun 114
Surat Al-Mu'minun Ayat 114 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Allah berfirman: "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja,…Surat Ayat 114/118 — Al-Mu'minun المؤمنون (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Mu'minun Dengarkan, Al-Mu'minun Terjemah, Al-Mu'minun mp3, Al-Mu'minun pdf. Ayat 112–116. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








