Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- وَقِيلَ لِلنَّاسِ: dan dikatakan/diserukan kepada manusia.
- هَلْ أَنتُم مُّجْتَمِعُونَ: apakah kamu semua akan berkumpul? Ini adalah kalimat yang mengandung dorongan dan ajakan untuk hadir menyaksikan peristiwa besar tersebut.
Tafsir Ayat:
Setelah Fir'aun mengumpulkan para penyihir handal dari seluruh penjuru negeri dan menetapkan waktu pertemuan yang agung—yaitu waktu dhuha pada hari perayaan yang penuh kemeriahan—maka diserukanlah kepada seluruh manusia: "Wahai manusia, apakah kalian semua akan berkumpul?" Seruan ini bukan sekadar pertanyaan, melainkan ajakan yang menggugah semangat dan rasa ingin tahu seluruh rakyat Mesir untuk berbondong-bondong menyaksikan pertarungan dahsyat antara kebenaran yang dibawa Nabi Musa 'alaihissalam dan kebatilan yang diusung para penyihir Fir'aun.
Mereka dihimbau untuk hadir beramai-ramai, dengan harapan besar bahwa para penyihir akan mengalahkan Musa—demikianlah prasangka Fir'aun dan bala tentaranya. Mereka ingin menjadikan momen ini sebagai tontonan publik yang membungkam kebenaran, namun Allah Subhanahu wa Ta'ala memiliki rencana yang jauh lebih agung di balik peristiwa ini.
Ayat ini mengajarkan kita bahwa Allah Maha Kuasa atas segala tipu daya. Fir'aun mengumpulkan manusia untuk menyaksikan kekuatannya, tetapi Allah menjadikan perkumpulan itu sebagai saksi kehancuran kebatilan dan kemenangan kebenaran-Nya. Sungguh, ketika manusia berkumpul untuk tujuan yang batil, Allah mampu membalik keadaan menjadi kemuliaan bagi para kekasih-Nya.
Saudaraku, perhatikanlah bagaimana Allah menghadirkan saksi-saksi atas kemenangan Nabi-Nya. Setiap perkumpulan yang diniatkan untuk melawan kebenaran, pada hakikatnya adalah panggung bagi Allah untuk memperlihatkan kebesaran-Nya. Maka janganlah pernah takut kepada kekuatan batil, karena Allah senantiasa bersama hamba-hamba-Nya yang beriman dan berjuang di jalan-Nya.
Peristiwa ini juga mengingatkan kita akan pentingnya menyaksikan kebenaran dengan mata kepala sendiri. Manusia saat itu diundang untuk menjadi saksi, dan mereka pun menyaksikan bagaimana tongkat Musa menelan seluruh tipu daya para penyihir. Betapa indahnya ketika Allah memperlihatkan bukti-bukti kekuasaan-Nya di hadapan banyak manusia, agar semakin luas yang beriman dan semakin jelas kebenaran itu.
Marilah kita jadikan pelajaran ini sebagai penguat keyakinan bahwa Allah tidak pernah membiarkan hamba-Nya yang berjuang di jalan kebenaran sendirian. Dia hadirkan saksi-saksi, Dia perlihatkan pertolongan-Nya, dan Dia jadikan kebatilan itu hancur berkeping-keping. Maka berpegangteguhlah pada kebenaran, karena kemenangan itu pasti datang dari sisi Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.
📜 Ayat 37-41 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 39
Surat Asy-Syu'ara Ayat 39 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : dan dikatakan kepada orang banyak: "Berkumpullah kamu sekalian.Surat Ayat 39/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 37–41. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








