Terjemah — Tafsir
Makna Kata:
- Aḍalla-nā: menyesatkan kami.
- Al-Mujrimūn: orang-orang yang berbuat dosa besar, yaitu para pemimpin kesesatan, tokoh-tokoh yang menyeru kepada kekufuran, serta setan-setan dari kalangan jin dan manusia.
Tafsir:
Dalam ayat ini, orang-orang yang berada di dalam neraka mengakui dengan jujur dan penuh penyesalan bahwa mereka tidak tersesat dengan sendirinya, melainkan karena ulah para penjahat besar yang menjadi pemimpin mereka di dunia. Mereka adalah orang-orang yang mengajak kepada kesyirikan, kekufuran, dan kemaksiatan, lalu orang-orang lemah dan awam mengikuti mereka tanpa berpikir. Mereka berkata: "Tidak ada yang menyesatkan kami dari jalan kebenaran selain orang-orang yang berdosa itu — para pemimpin kami yang menyeru kami untuk menyekutukan Allah dan meninggalkan ibadah kepada-Nya."
Mereka menyesali bahwa mereka telah mempercayai tokoh-tokoh yang menyesatkan, seperti iblis dan bala tentaranya, serta para pendosa besar yang menjadi panutan dalam kebatilan. Mereka sadar bahwa seandainya mereka mau berpikir dan menggunakan akal sehat, tentu mereka tidak akan mengikuti seruan yang jelas-jelas bertentangan dengan fitrah dan akal yang lurus.
Ayat ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua: betapa bahayanya mengikuti seseorang tanpa dasar ilmu dan tanpa meneliti kebenarannya. Seorang mukmin yang cerdas adalah yang selalu memilih teman dan pemimpin yang membawanya kepada ketaatan kepada Allah, bukan yang menjerumuskannya ke dalam kesesatan.
Pesan Dakwah:
Saudaraku yang dirahmati Allah, ayat ini mengajarkan kita untuk sangat berhati-hati dalam memilih siapa yang kita jadikan panutan dan teman dekat. Karena pada hari kiamat nanti, orang-orang yang tersesat akan saling menyalahkan, namun penyesalan itu sudah tidak berguna lagi. Maka dari sekarang, marilah kita dekatkan diri kepada Al-Qur'an dan sunnah, pelajari agama dengan benar, dan pilihlah lingkungan yang saleh yang mengingatkan kita kepada Allah. Jangan biarkan hidup kita dikendalikan oleh orang-orang yang hanya mementingkan hawa nafsu dan kepentingan dunia. Ingatlah, teman yang baik adalah yang membawa kita kepada surga, dan teman yang buruk adalah yang menggiring kita ke neraka. Semoga Allah melindungi kita dari kesesatan dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mendapat petunjuk. Aamiin.
📜 Ayat 97-101 — Asy-Syu'ara
Terjemah — Asy-Syu'ara 99
Surat Asy-Syu'ara Ayat 99 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dan tiadalah yang menyesatkan kami kecuali orang-orang yang berdosa.Surat Ayat 99/227 — Asy-Syu'ara الشعراء (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Asy-Syu'ara Dengarkan, Asy-Syu'ara Terjemah, Asy-Syu'ara mp3, Asy-Syu'ara pdf. Ayat 97–101. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








