Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Sulit:
- ادَّارَكَ: artinya berturut-turut dan sempurna. Maksudnya, ilmu mereka tentang akhirat menjadi sempurna dan nyata.
- عَمُونَ: bentuk jamak dari kata *a'ma* (buta). Maksudnya buta hati dan tidak dapat melihat kebenaran.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, katakanlah kepada mereka dengan tegas: "Tidak ada seorang pun di langit dan di bumi yang mengetahui perkara gaib yang Allah simpan khusus untuk diri-Nya. Mereka pun tidak mengetahui kapan mereka akan dibangkitkan dari kubur mereka saat hari kiamat tiba."
Ayat ini menggambarkan kebodohan dan kebingungan orang-orang kafir tentang hari akhirat. Mereka tidak memiliki ilmu yang pasti tentangnya. Bahkan, ilmu mereka tentang akhirat itu baru akan sempurna dan nyata ketika mereka benar-benar menyaksikannya dengan mata kepala mereka sendiri di hari kiamat kelak. Saat itu barulah mereka yakin sepenuhnya tentang adanya akhirat dan segala kengeriannya, tetapi keyakinan itu sudah tidak berguna lagi karena telah terlambat.
Sedangkan di dunia ini, mereka justru hidup dalam keraguan dan kebimbangan tentang hari akhirat. Bahkan lebih parah dari itu, hati dan pandangan mereka benar-benar buta terhadap kebenaran akhirat. Mereka tidak mampu melihat tanda-tanda kekuasaan Allah yang tersebar di alam semesta yang seharusnya membawa mereka kepada keimanan akan hari kebangkitan.
Renungan dan Hikmah:
Saudaraku, betapa ruginya orang-orang yang mengingkari hari akhirat. Mereka hidup dalam kegelapan keraguan, padahal Allah telah menciptakan alam semesta ini sebagai bukti nyata akan kekuasaan-Nya. Bukankah Allah yang mampu menciptakan langit dan bumi dari ketiadaan, pasti mampu pula menghidupkan kembali manusia setelah mati?
Marilah kita renungkan, betapa indahnya hidup ini ketika hati kita dipenuhi keyakinan akan adanya hari pembalasan. Keyakinan ini akan menjadikan kita selalu berhati-hati dalam berbuat, selalu bersemangat dalam beramal saleh, dan selalu optimis bahwa setiap kebaikan yang kita lakukan, sekecil apa pun, akan mendapat balasan yang setimpal di sisi Allah.
Janganlah kita menjadi seperti mereka yang buta hatinya. Bukalah mata hati kita, renungkanlah keagungan ciptaan Allah, dan yakinkanlah diri kita bahwa kehidupan dunia ini hanyalah persinggahan sementara menuju kampung akhirat yang kekal. Sungguh, orang yang beriman kepada hari akhirat akan merasakan ketenangan dan kebahagiaan yang tidak pernah dirasakan oleh orang-orang yang ragu dan bimbang.
📜 Ayat 64-68 — An-Naml
Terjemah — An-Naml 66
Surat An-Naml Ayat 66 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Sebenarnya pengetahuan mereka tentang akhirat tidak sampai (kesana) malahan mereka…Surat Ayat 66/93 — An-Naml النمل (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: An-Naml Dengarkan, An-Naml Terjemah, An-Naml mp3, An-Naml pdf. Ayat 64–68. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








