Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- Al-Hayy (الْحَيَّ): Yang hidup, yaitu makhluk yang bernyawa dan tumbuh berkembang.
- Al-Mayyit (الْمَيِّتَ): Yang mati, yaitu sesuatu yang tidak bernyawa atau telah kehilangan kehidupannya.
- Yuhyil-ardha (يُحْيِي الْأَرْضَ): Menghidupkan bumi, yakni menumbuhkan tanaman-tanaman setelah sebelumnya kering dan tandus.
- Mautiha (مَوْتِهَا): Kematiannya, yaitu kekeringan dan tidak adanya tumbuhan di bumi.
- Tukhrajun (تُخْرَجُونَ): Kalian akan dikeluarkan, yakni dibangkitkan dari kubur.
Tafsir Ayat:
Saudaraku yang dirahmati Allah, marilah kita renungkan bersama firman Allah yang agung ini. Allah Subhanahu wa Ta'ala memperlihatkan kepada kita bukti-bukti kekuasaan-Nya yang Maha Dahsyat, agar hati kita semakin dekat dan yakin kepada-Nya.
Allah berfirman bahwa Dia-lah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati. Perhatikanlah di sekeliling kita! Dari setetes air mani yang tidak bernyawa, Allah menciptakan manusia yang hidup dengan sempurna. Dari sebutir telur yang tampak diam dan tidak bergerak, Allah mengeluarkan seekor burung yang indah mengepakkan sayapnya. Subhanallah, inilah kekuasaan Allah yang tiada tandingannya.
Dan sebaliknya, Allah juga mengeluarkan yang mati dari yang hidup. Dari tubuh manusia yang hidup, keluarlah air mani yang tidak bernyawa. Dari tubuh ayam yang hidup, keluarlah telur yang tidak memiliki kehidupan. Ini semua menunjukkan bahwa hidup dan mati sepenuhnya berada di tangan Allah. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menghidupkan atau mematikan kecuali dengan izin-Nya.
Kemudian Allah memberikan perumpamaan yang sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari: Allah menghidupkan bumi setelah matinya. Lihatlah bumi yang kering kerontang di musim kemarau, seolah-olah tidak ada harapan untuk tumbuh kembali. Namun ketika Allah menurunkan hujan, bumi itu pun hidup kembali, bersemi, dan menumbuhkan berbagai macam tanaman yang indah dan bermanfaat. Sungguh, ini adalah pemandangan yang selalu kita saksikan setiap tahunnya.
Setelah memberikan dua contoh kekuasaan-Nya yang nyata ini, Allah menutup ayat dengan pernyataan yang sangat tegas: "Dan demikianlah kamu akan dikeluarkan (dari kubur)." Artinya, sama seperti Allah menghidupkan bumi yang mati dengan tumbuh-tumbuhan, maka Allah pun akan menghidupkan kalian dari kubur-kubur kalian pada hari kiamat nanti. Kekuasaan Allah tidaklah terbatas, dan kebangkitan setelah kematian adalah sesuatu yang sangat mudah bagi-Nya.
Pesan Dakwah:
Saudaraku sekalian, ayat ini adalah pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Jika kita meragukan hari kebangkitan, maka lihatlah bagaimana Allah menghidupkan bumi yang mati setiap tahunnya. Renungkanlah bagaimana Allah menciptakan kehidupan dari kematian dan kematian dari kehidupan. Semua ini adalah bukti nyata bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Maka, marilah kita jadikan keyakinan akan hari kebangkitan ini sebagai motivasi untuk senantiasa berbuat baik dan menjauhi larangan-Nya. Karena suatu saat nanti, kita semua akan dibangkitkan dari kubur untuk mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan kita. Janganlah kita tertipu oleh kehidupan dunia yang sementara ini. Ingatlah selalu bahwa kehidupan yang kekal adalah kehidupan di akhirat kelak.
Semoga Allah senantiasa membuka hati kita untuk menerima kebenaran dan memberikan kita kekuatan untuk beramal saleh. Aamiin ya Rabbal 'alamin.
📜 Ayat 17-21 — Ar-Rum
Terjemah — Ar-Rum 19
Surat Ar-Rum Ayat 19 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang…Surat Ayat 19/60 — Ar-Rum الروم (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Ar-Rum Dengarkan, Ar-Rum Terjemah, Ar-Rum mp3, Ar-Rum pdf. Ayat 17–21. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








