Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata:
- يُبَلِّغُونَ : Menyampaikan dengan sempurna dan penuh amanah.
- رِسَالَاتِ اللَّهِ : Wahyu-wahyu dan perintah-perintah Allah yang diembankan kepada mereka.
- يَخْشَوْنَهُ : Mereka takut kepada Allah dengan rasa takut yang disertai pengagungan dan ketaatan.
- حَسِيبًا : Yang Maha Menghitung dan Mencukupi segala sesuatu; Dia mengawasi seluruh amal hamba-Nya dan akan membalasnya.
Tafsir Ayat:
Allah Subhanahu wa Ta'ala memuji para nabi dan rasul-Nya yang terdahulu dengan menyebutkan sifat-sifat mulia mereka. Mereka adalah orang-orang yang menyampaikan risalah Allah kepada umat manusia dengan penuh kejujuran dan amanah, tanpa mengurangi atau menyembunyikan sedikit pun apa yang diperintahkan Allah untuk disampaikan. Mereka tidak gentar menghadapi celaan, ancaman, atau tekanan dari siapa pun dalam menjalankan tugas suci ini. Hati mereka hanya dipenuhi rasa takut kepada Allah semata, karena mereka yakin bahwa hanya Allah yang berkuasa memberikan manfaat dan mudarat, serta hanya kepada-Nya mereka akan kembali dan mempertanggungjawabkan segala sesuatu.
Mereka tidak peduli dengan celaan orang-orang yang mencela ketika mereka melaksanakan perintah Allah, sebagaimana yang terjadi pada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ketika menikahi Zainab radhiyallahu 'anha atas perintah Allah, di mana orang-orang munafik dan Yahudi mencela beliau. Namun semua itu tidak menyurutkan langkah mereka dalam menyampaikan risalah dan menjalankan syariat Allah.
Cukuplah Allah sebagai saksi dan penghitung bagi seluruh amal perbuatan hamba-hamba-Nya. Dia mengetahui setiap gerak-gerik, ucapan, dan perbuatan mereka, baik yang tampak maupun yang tersembunyi. Tidak ada satu pun yang luput dari pengawasan-Nya, dan Dia akan membalas setiap amal dengan keadilan-Nya yang sempurna.
Renungan dan Pelajaran:
Sungguh indah teladan yang Allah abadikan dalam Al-Qur'an tentang sifat para nabi dan rasul-Nya. Mereka adalah manusia pilihan yang tidak pernah gentar dalam menyampaikan kebenaran, meskipun harus berhadapan dengan berbagai rintangan dan tantangan. Inilah pelajaran berharga bagi kita semua, bahwa seorang mukmin sejati hendaknya menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dan rasa takut yang hakiki. Ketika kita telah yakin bahwa Allah bersama kita dan mencukupi kita, maka tidak ada kekuatan apa pun di dunia ini yang mampu menghalangi kita untuk berbuat kebaikan dan menyampaikan kebenaran.
Marilah kita meneladani para nabi dan rasul dalam keberanian mereka menyampaikan kebenaran, dalam keteguhan mereka menghadapi cobaan, dan dalam ketulusan mereka beribadah kepada Allah. Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah di atas jalan kebenaran, dan semoga kita senantiasa merasakan kelezatan iman dengan hanya takut kepada Allah semata. Sungguh, Allah Maha Melihat dan Maha Menghitung segala amal kita, maka perbaikilah niat dan amal kita, karena hanya kepada-Nya kita kembali.
📜 Ayat 37-41 — Al-Ahzab
Terjemah — Al-Ahzab 39
Surat Al-Ahzab Ayat 39 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : (yaitu) orang-orang yang menyapaikan risalah-risalah Allah, mereka takut kepada-Nya dan…Surat Ayat 39/73 — Al-Ahzab الأحزاب (Madaniyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Al-Ahzab Dengarkan, Al-Ahzab Terjemah, Al-Ahzab mp3, Al-Ahzab pdf. Ayat 37–41. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








