Terjemah — Tafsir
Makna Kata-Kata Penting:
- Mitsqala dzarrah: Berat seekor semut kecil atau sebesar biji sawi; perumpamaan untuk sesuatu yang paling kecil dan ringan.
- Syirkin: Bagian atau andil dalam kepemilikan dan pengaturan.
- Zhahir: Penolong atau pendukung yang membantu dalam suatu urusan.
Tafsir Ayat:
Wahai Rasulullah, katakanlah kepada orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah: "Serulah sekutu-sekutu yang kalian anggap sebagai tuhan-tuhan selain Allah—baik berupa berhala, malaikat, maupun manusia—dan mintalah pertolongan kepada mereka untuk memenuhi kebutuhan kalian! Sungguh, mereka tidak akan mampu mengabulkan permintaan kalian sedikit pun."
Mengapa demikian? Karena mereka tidak memiliki kekuasaan seberat zarrah pun—baik di langit maupun di bumi. Mereka tidak memiliki andil dalam penciptaan, pengaturan, atau pengelolaan alam semesta ini. Bahkan Allah pun tidak membutuhkan bantuan mereka sebagai penolong dalam urusan-Nya. Allah Mahakaya dan Maha Mandiri dari segala sesuatu.
Maka, bagaimana mungkin kalian menjadikan makhluk yang lemah dan tidak memiliki apa-apa sebagai sekutu bagi Allah yang Mahakuasa? Bagaimana mungkin kalian menyembah sesuatu yang tidak mampu memberikan manfaat maupun menolak mudarat, sementara Allah-lah satu-satunya yang mencipta, memberi rezeki, menghidupkan, dan mematikan?
Allah Ta'ala dengan tegas membatalkan keyakinan syirik ini dan menegaskan bahwa hanya Dia yang berhak disembah. Tidak ada yang layak diibadahi selain Allah semata, karena hanya Dia yang memiliki segala kesempurnaan dan kekuasaan mutlak atas seluruh alam.
Renungan dan Pelajaran:
Saudaraku, ayat ini mengajak kita merenungkan betapa agungnya Allah dan betapa tidak berartinya segala sesembahan selain Dia. Jika seluruh makhluk yang dianggap tuhan itu saja tidak memiliki kekuasaan sebesar zarrah pun, lalu mengapa kita harus takut atau berharap kepada mereka? Mengapa kita menggantungkan diri kepada makhluk yang lemah, sementara Allah yang Mahakuasa selalu dekat dan siap mengabulkan doa hamba-Nya?
Ketika kita bersihkan hati kita dari segala bentuk kesyirikan—baik yang nyata maupun yang tersembunyi seperti riya' dan ketergantungan hati kepada selain Allah—maka kita akan merasakan manisnya iman. Kita akan hidup dengan tenang karena hanya menggantungkan harapan kepada Zat yang tidak pernah mengecewakan hamba-Nya.
Marilah kita jadikan ayat ini sebagai penguat keyakinan bahwa Allah Mahaesa dalam rububiyah-Nya (pengaturan alam), uluhiyah-Nya (ibadah), dan asma' wa shifat-Nya (nama dan sifat). Tidak ada sekutu bagi-Nya, tidak ada penolong yang Ia butuhkan, dan tidak ada yang setara dengan-Nya. Maka, sudah sepatutnya kita memurnikan ibadah hanya kepada-Nya, karena Dialah satu-satunya yang berhak disembah dan tempat kita memohon segala kebutuhan.
📜 Ayat 20-24 — Saba
Terjemah — Saba 22
Surat Saba Ayat 22 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Katakanlah: "Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah,…Surat Ayat 22/54 — Saba سبأ (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: Saba Dengarkan, Saba Terjemah, Saba mp3, Saba pdf. Ayat 20–24. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.
Al-Quran
Tuesday, August 18, 2026
Jangan lupakan kami dalam doa baikmu








