As-Saffat · 90/182
Terjemah Transliterasi — As-Saffat
فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِينَ ۝٩٠
Fatawallaw `anhu mudbireen
📖 Arti Bahasa Indonesia
Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang.
📜

Terjemah — Tafsir

Makna Kata:

  • فَتَوَلَّوْا = mereka berpaling dan pergi meninggalkannya.
  • مُدْبِرِينَ = orang-orang yang berbalik pergi (membelakangi).

Tafsir:

Setelah Nabi Ibrahim 'alaihissalam menyampaikan alasan bahwa dirinya sakit (sebagai bentuk ta'ridh atau sindiran halus agar tidak ikut pergi ke tempat perayaan mereka), kaumnya pun berpaling darinya dan pergi meninggalkannya sendirian. Mereka berbalik arah menuju tempat perayaan mereka, sementara Ibrahim tetap tinggal. Ini adalah strategi cerdas yang diajarkan Allah kepada hamba-Nya yang saleh untuk menyelamatkan diri dari kebersamaan dengan orang-orang musyrik, sekaligus memberi ruang untuk menghancurkan berhala-berhala mereka.

Perhatikanlah bagaimana Allah memudahkan jalan bagi hamba-Nya yang ikhlas. Ketika Ibrahim ingin meninggalkan kaumnya untuk berdakwah dan membuktikan kebatilan sembahan mereka, Allah menjadikan mereka pergi dengan sendirinya tanpa menaruh curiga. Inilah bentuk pertolongan Allah kepada orang-orang yang berjuang di jalan-Nya.

Pelajaran dan Hikmah:

Saudaraku, kisah ini mengajarkan kita bahwa dalam berdakwah dan berjuang menegakkan kebenaran, kita boleh menggunakan cara-cara yang halus dan bijaksana selama tidak melanggar syariat. Ibrahim tidak berbohong secara terang-terangan, tetapi menggunakan ungkapan yang memiliki makna ganda (ta'ridh) — "aku sakit" yang bisa berarti sakit hati melihat penyembahan berhala, atau sakit secara fisik. Ini menunjukkan kecerdasan dalam bermuamalah dengan masyarakat yang belum siap menerima kebenaran secara langsung.

Allah Subhanahu wa Ta'ala selalu membuka jalan keluar bagi hamba-Nya yang bertawakal. Ketika engkau berada dalam kesulitan karena mempertahankan imanmu, yakinlah bahwa Allah akan memberikan jalan keluar yang tidak pernah engkau duga. Sebagaimana Ibrahim yang ditinggalkan kaumnya justru mendapatkan kesempatan untuk menghancurkan berhala-berhala mereka dan membuktikan kelemahan sembahan-sembahan palsu itu.

Jadikanlah kisah ini sebagai pelajaran bahwa berpisah dari lingkungan yang penuh kemaksiatan bukanlah kekalahan, melainkan awal dari kemenangan. Terkadang Allah memisahkan kita dari orang-orang yang tidak sepaham agar kita dapat beribadah dengan tenang dan berdakwah dengan lebih efektif. Maka janganlah bersedih ketika engkau harus berbeda dari kebanyakan orang demi mempertahankan keimananmu, karena Allah bersama orang-orang yang sabar dan bertakwa.

🎧 Dengarkan

📜 Ayat 88-92 — As-Saffat

88فَنَظَرَ نَظْرَةً فِي النُّجُومِ
Lalu ia memandang sekali pandang ke bintang-bintang.
89فَقَالَ إِنِّي سَقِيمٌ
Kemudian ia berkata: "Sesungguhnya aku sakit".
90فَتَوَلَّوْا عَنْهُ مُدْبِرِينَ
Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang.
91فَرَاغَ إِلَىٰ آلِهَتِهِمْ فَقَالَ أَلَا تَأْكُلُونَ
Kemudian ia pergi dengan diam-diam kepada berhala-berhala mereka; lalu ia berkata: "Apakah kamu tidak makan?
92مَا لَكُمْ لَا تَنطِقُونَ
Kenapa kamu tidak menjawab?"
As-SaffatIndeks Quran
182Ayat
MakkiyahRevelation
90Ayat

Terjemah — As-Saffat 90

Surat As-Saffat Ayat 90 - Baca, Dengarkan, Terjemah, Bahasa Indonesia : Lalu mereka berpaling daripadanya dengan membelakang.

Surat Ayat 90/182 — As-Saffat الصافات (Makkiyah). Baca Dengarkan Terjemah (Bahasa Indonesia). Dengarkan: As-Saffat Dengarkan, As-Saffat Terjemah, As-Saffat mp3, As-Saffat pdf. Ayat 88–92. Arti Bahasa Indonesia: Melayu.




Al-Quran


Tuesday, August 18, 2026

Jangan lupakan kami dalam doa baikmu